BERITABUANA.CO, WAINGAPU — PT PLN (Persero) UIW NTT, melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba dan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba, memantapkan langkah sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan.
Rapat koordinasi yang intensif ini digelar di Kantor Bupati Sumba Timur pada Senin (24/11/2025), melibatkan jajaran pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati, para Kepala Desa, dan perwakilan manajemen PLN.
Pertemuan strategis ini berfokus pada progres dan kebutuhan akselerasi program Listrik Desa (Lisdes), peningkatan Rasio Desa Berlistrik (RDB), dan Rasio Elektrifikasi (RE) di wilayah Sumba Timur.
PLN dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menyepakati bahwa percepatan pembangunan kelistrikan adalah kunci utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani,
menekankan betapa krusialnya kerja sama yang sinergis.
“Peningkatan RDB dan RE adalah tugas bersama. Pemerintah Kabupaten dan PLN wajib terus memperkuat koordinasi agar setiap program kelistrikan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran,” kata Yonathan Hani.
Menurut dia, pembangunan kelistrikan di pulau Sumba menuntut kolaborasi yang solid agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Manager UP2K Sumba. Iman Krismanto, mengapresiasi penuh dukungan pemerintah daerah.
“Kami sangat sepakat bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan pembangunan kelistrikan di Sumba. PLN UP2K Sumba berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat penyediaan listrik, khususnya bagi desa-desa yang selama ini belum terjangkau,” ungkapnya.
Dalam rangka memastikan efektivitas pembangunan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumba Timur, turut melakukan koordinasi mendalam terkait usulan lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di desa atau dusun yang belum berlistrik.
Sinergi perencanaan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tumpang tindih dengan rencana pembangunan jaringan Listrik Desa yang akan dibangun oleh PLN. Kesepakatan ini dinilai mampu mempercepat realisasi infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut secara efisien.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan kembali komitmen PLN.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan listrik yang lebih merata dan andal bagi seluruh masyarakat Sumba,” tegas Eko Sulistyono.
Dikatakan Eko Sulistyono, koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah seperti ini sangat esensial untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif.
“Setiap langkah kolaboratif membawa kita lebih dekat pada tujuan bersama: pemerataan akses listrik hingga ke wilayah terpencil, menciptakan senyum terang bagi Sumba,” tegasnya.
Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi ini, PLN berharap percepatan elektrifikasi dapat berjalan lebih optimal, sehingga manfaat pembangunan kelistrikan dapat dirasakan secara luas dan merata oleh seluruh masyarakat Sumba Timur. (*/iir)







