BERITABUANA.CO, JAKARTA – Memperingati Hari Wayang Nasional 7 November 2025, Museum Wayang Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif kultural dan pergelaram wayang indoor maupun outdoor.selama November 2025 .
Kepala Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Sri Kusumawati mengungkapkan hal itu di kantornya kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).
“Kegiatan tersebut ada lomba edukatif kultural, ada workshop, dan ada pula pagelaran wayang indoor maupun outdoor di ruang publik,” ujar Sri Kusumawati lebih lanjut.
Dalam pergelaran wayang tersebut, menurut Kusumawati, Museum Wayang selalu menggandeng Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) DKI Jakarta atau PEPADI tingkat wilayah kota Jakarta.
“Untuk detailnya silakan ke Pak Suandi di Museum Wayang,” ujar Bu Atiek, panggilan akrab Sri Kusumawati.
Sementara Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Museum Wayang, Suandi ketika dihubungi Kamis (6/11/2025) menjelaskan workshop edukatif kultural telah diselenggarakan di Museum Wayang di Kota Tua, Selasa (4/11) yl.
“Workshop tersebut diikuti 200 orang siswa dari 3 SD, termasuk 50 orang pendamping,” kata Suandi.
Sekolah tersebut adalah SDN 05 Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, SDN Kebon Kosong 13, Kemayoran, Jakarta Pusat dan SD Al Aziz, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
Selanjutnya 9 November diselenggarakan pergelaran wayang kulit purwa gaya Surakarta di Museum Wayang, sosialisasi museum dan penyebarluasan koleksi pada 11 dan 12 November, kemudian 16 November pergelaran wayang golek Sunda, 23 November wayang kulit Betawi dan 7 Desember wayang Potehi.
Kecuali itu lanjut Suandi, pada 15 November nanti Museum Wayang menyelenggarakan pagelaran outdoor Wayang Banyumasan di lapangan Blok S, Jakarta Selatan.
“Ada lagi lomba edukatif kultural museum tanggal 24 dan 25 November,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua I PEPADI DKI Jakarta Sumardi, S.Sos, Kamis (6/11/2025) mengatakan, dalam rangka peringatan Hari Wayang Nasiomal 2025, PEPADI Pusat menyelenggarakan Festival Dalang Anak Nasional ke 18 Tahun 2025 pada 3 s/d 5 November di Gedung Pewayangan Kautaman TMII, Jakarta Timur
“PEPADI DKI Jakarta mengirimkan 5 peserta dalang anak anak. Mereka terdiri dari dalang wayang kulit Surakarta 2 orang, dalang wayang kulit Yogyakarta seorang, dalang wayang golek Sunda seorang dan dalang wayang kulit Betawi juga seorang.
“Festival tersebut semalam telah berakhir dengan acara penutupan oleh Ketua Pepadi Pusat Ir.H.Tumiyono. Keluar sebagai Juara Umum . Pepadi Jawa Tengah. Sedang Pepadi DKI Jakarta berhasil meraih Juara 4 dari 5 tingkat kejuaraan untuk umur maksimum 11 tahun,” kata Sumardi.
Dia adalah Theodore Ishak HM dengan pakeliran Wayang Golek Purwa.
Sementara dalang anak DKI Jakarta yang bernama M Ramadhan Sukarna menampilkan wayang kulit Betawi dengan cerita Anoman Duta.
Festival Dalang Anak Nasional 2025 ini diikuti peserta dari PEPADI Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jambi, Nusa Tenggara Barat dan Bali. (Pri)







