BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, mengapresiasi atas kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang dinilainya semakin menunjukkan peran aktif dan progresif dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, Polri saat ini tidak hanya menjalankan fungsi konstitusional sebagai alat negara dalam bidang keamanan, tetapi juga telah menjelma menjadi institusi yang turut berperan dalam kesejahteraan rakyat.
“Ketatanegaraan dan konstitusi telah menetapkan posisi Polri dalam Pasal 30 Ayat 4 UUD 1945, sebagai alat negara yang bertugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat serta penegakan hukum. Namun, sejak adanya TAP MPR Nomor VI dan VII Tahun 2000, Polri memiliki peran yang lebih luas, yakni berjiwa sipil dan berkarakter kerakyatan,” kata Rudianto dalam acara diskusi dialektika bertajuk ‘Tranformasi Polri menuju Presisi: Menjadi Harapan Masyarakat’, di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (3/7/2025).
Ia menilai, semangat tersebut benar-benar dijalankan di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, terutama di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pandangannya, Kapolri telah mampu menerjemahkan visi presiden secara konkret, salah satunya dalam sektor ketahanan pangan.
“Contoh paling nyata adalah keterlibatan Polri dalam penanaman jagung yang berhasil menembus angka produksi 2,5 juta ton pada kuartal kedua. Ini merupakan pendekatan material yang dilakukan oleh Polri dalam upaya ikut menyejahterakan rakyat,” sebutnya.
Selain itu, Rudianto juga menyoroti peran Polri dalam menjembatani persoalan perburuhan, termasuk saat terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Polri kini juga hadir bukan hanya untuk menengahi konflik hukum, tetapi juga menjadi fasilitator antara buruh dan pengusaha. Ini hal yang belum pernah kita lihat di masa-masa sebelumnya,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Rudianto mengakui bahwa Polri merupakan mitra kerja yang paling responsif di Komisi III DPR RI. Ketika ada aduan masyarakat, baik terhadap Kapolres maupun Kapolda, institusi kepolisian dinilainya selalu cepat tanggap.
“Inilah yang patut diapresiasi. Tapi tentu, kita tetap mendorong agar jika ada oknum (Polri,red) menyimpang, segera ditindak tegas. Jangan dibiarkan karena bisa mencoreng nama institusi secara keseluruhan,” pungkas legislator dari Dapil Sulawesi Selatan I itu. (Jal)







