BERITABUANA.CO, DEPOK – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan (Aspem Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Drs. H. Rd. Gandara Budiana, menyebut tahun 2025 sangat banyak potensi peluang, yang bisa pacu upaya pemerataan ekonomi bagi seluruh warga Kota Depok, oleh pasangan Walikota Depok DR.H. Supian Suri MM dan pasangannya H. Chandra Rahmansyah S.Kom pada periode 2025-2030.
“Banyak potensi yang bisa pacu pemerataan ekonomi, nanti saat Pak Supian Suri dan Pak Chandra Rahmansyah menjabat. Melalui visi misinya, Perubahan Depok Maju,” ujarnya, Jumat (27/12/2024).
Pasalnya, kata Gandara, ada prioritas program menuju Indonesia maju dalam rancangan RPJPN 2025-2045, yang dirancang Presiden Terpilih 2024- 2029 Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka.
Ia optimis, kepala daerah terpilih Kota Depok Supian Suri, mampu merumuskan potensi peluang program prioritas Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2945 menuju Indonesia maju, kedalam RPJPD Kota Depok 2025-2045 dan RPJMD (RPJMD) 2025-2030.
“Untuk wujudkan visi misi Walikota terpilih Perubahan Depok Maju, untuk kemajuan Kota Depok yang penduduknya saat ini sudah berjumlah sekitar 2,5 juta jiwa, ” kupas Gandara.
Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu mengemukakan, ada 17 program prioritas untuk percepat kemajuan pemerataan pembangunan Kota Depok, untuk kepentingan seluruh rakyat bangsa Indonesia.
Pewaris utama keturunan kerajaan Tajimalela, yang juga Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Tajimalela di Indonesia dan luar negeri itu pun menjelaskan, potensi peluang kemajuan Kota Depok secara rinci.
Yaitu, Mencapai swasembada pangan, energi dan air; Reformasi politik, hukum, dan birokrasi, Pemberantasan kemiskinan dan Menjamin tersedianya pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia:
“Kelima adalah, peningkatan BPJS Kesehatan dan penyediaan obat untuk rakyat, Enam, Penguatan pertahanan dan keamanan negara dan Pemeliharaan hubungan internasional yang kondusif,” paparnya.
Sedangkan prioritas program prioritas RPJPN Ke-7 adalah menjamin pelestarian lingkungan hidup; 8. Menjamin pembangunan hunian berkualitas terjangkau sanitasI baik untuk Masyarakat perdesaan/perkotaan dan rakyat yang membutuhkan.
Sembilan, imbuhnya, Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi berbasiskan Sumber Daya Alam (SDA), termasuk di sekitar maritim untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi.
Sepuluh, Penyempurnaan sistem penerimaan negara; 11. Pencegahan dan pemberantasan korupsi, pencegahan dan pemberantasan narkoba; 12..Penguatan pendidikan, sains dan teknologi, serta digitalisasi; 13. Penguatan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan, anak, serta penyandang disabilitas
Sedang potensi peluang program yang ke 14. Menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida langsung ke petani; 15. Melanjutkan pemerataan ekonomi dan penguatan UMKM, melalui program kredit usaha dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta kota-kota inovatif-karakteristik-mandiri lainnya.
“Sedangkan yang ke enam belas, Memastikan kerukunan antar umat beragama, kebebasan beribadah, pendirian, dan perawatan rumah ibadah,” tambah Gandara.
Termasuk yang ke-17, terangnya, juga dirumuskan program kegiatannya kedalam RPJPD 2025-2045 dan RPJMD Kota Depok 2925-2030.
“Yaitu, pelestarian seni budaya, peningkatan ekonomi kreatif dan peningkatan prestasi olahraga,” pungkasnya. (Rki)







