BERITABUANA.CO, KUPANG -Jasa Raharja turut berpartisipasi dalam Gebyar Keselamatan 2024 yang diselenggarakan oleh Korlantas Polri, dalam menggaungkan terciptanya iklim berkendara, yang aman dan berkeselamatan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya bersama, untuk terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan bisa ditularkan kepada keluarga masing-masing, untuk berkendara yang berkeselamatan dan dapat mengurangi angka kecelakaan,” ujar Rivan Purwantoro melalui siaran persnya, Minggu (4/8/2024).
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Gebyar Keselamatan dilaksanakan berangkat dari keprihatinan atas fenomena kecelakaan lalu lintas, yang setiap tahun cenderung meningkat. Pada tahun 2022, terdapat sekitar 152 ribu lebih kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban meninggal dunia sekitar 27 ribu orang.
“Kita mencoba membuat program Gebyar Keselamatan, untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia, betapa pentingnya keselamatan lalu lintas,” paparAan Suhanan.
Aan Suhanan menambahkan, kecelakaan lalu lintas juga memiliki potensi menyebabkan kemiskinan baru, terutama jika korban adalah tulang punggung
keluarga.
“Sebagian besar korban meninggal dunia adalah usia produktif. Jadi, kita harapkan keselamatan berlalu lintas ini menjadi satu kebutuhan. Dengan Gebyar Keselamatan, kita edukasi dan sosialisasikan tertib berlalu lintas, karena kecelakaan selalu diawali oleh pelanggaran,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pj. Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni,
mengatakan bahwa selain patuh terhadap aturan lalu lintas, masyarakat juga diimbau
untuk patuh dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
“Korlantas Polri, Jasa Raharja, dan Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri
sebagai Tim Pembina Samsat Nasional terus mengoptimalkan kepatuhan
masyarakat ini, salah satunya melalui realisasi penghapusan atau pemblokiran
regident kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak,” tegas dia.
Untuk itu, Agus Fatoni berpesan
kepada masyarakat, agar segera membayar pajak untuk menghindari pemblokiran
regident kendaraan bermotor secara permanen.
Gebyar Keselamatan akan dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah daerah di Indonesia. Kegiatan ini melibatkan masyarakat umum dan komunitas kendaraan bermotor, serta memberikan coaching clinik, peragaan safety riding, bazar kuliner, dan sejumlah kegiatan lainnya. (*/iir)







