BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta Kemendikbudristek melakukan kajian yang mendalam dan memaparkan juga resiko menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang pendidikan SMA mulai tahun ajaran 2024/2025.
“Ya, harus dilakukan kajian mendalam soal menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa. Agar masyarakat tahu dan memahami resiko yang diakibatkan dalam penghapusan,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulusnya, Minggu (21/7/2024).
Kemudian, tambahnya, Kemendikbudristek juga harus menjelaskan mengenai kurikulum yang akan dilaksanakan di setiap sekolah-sekolah, sehingga siswa/i dapat memilih mata pelajaran secara lebih leluasa sesuai minat, bakat, kemampuan, dan aspirasi studi lanjut atau karirnya, sehingga penentuan jurusan untuk perguruan tinggi nantinya bisa lebih spesifik.
“Kemendikbudristek terlebih dahulu fokus membangun basis pengetahuan yang relevan untuk minat dan rencana studi lanjut bagi siswa/i di Indonesia, dengan mempersiapkan sarana, prasarana, infrastruktur, maupun sumber daya manusia/SDM yang mumpuni dalam menerapkan kebijakan yang berlaku,” kata Bamsoet.
Kemudian, Kemendikbudristek, perlu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di tiap wilayah guna melihat dan memantau kesiapan tiap SMA dalam mengikuti kebijakan pemerintah yang akan diterapkan, serta mengklasifikasikan dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh tiap SMA jika kurikulum dilaksanakan. (Kds)







