KMI dan Kominfo RI Gelar Talkshow Bijak Menggunakan Internet Bersama Komunitas Sosial di Bangkalan

by
Peserta Talkshow Cakap Digital bersama Komunitas Sosial Bangkalan bertempat di Aula PSPB Bangkalan, Kamis 17 Agustus 2023. (Foto: Humas KMI)

BERITABUANA.CO, BANGKALAN – Setelah Sumenep, Pamekasan dan Sampang. Kaukus Muda Indonesia (KMI) bersama Kominfo RI bergeser ke Bangkalan, Madura untuk sosialisasi literasi cakap digital. Peserta Talkshow Cakap Digital bersama Komunitas Sosial Bangkalan bertempat di Aula PSPB Bangkalan, Kamis (17/8/2023).

Talkshow mengambil tema ‘Bijak Menggunakan Internet’, ini menghadirkan tiga narasumber. Yaitu Miftahul Jannah, influencer, Samsuki, selaku praktisi literasi digital dan Agus Sugianto Zein, Kadiskominfo Bangkalan, tapi diwakili.

Miftahul Jannah dalam pemaparannya menyinggung manfaat dunia digital dalam mencipta sebuah brand. Katanya, branding individu (personal branding) atau brand suatu produk bisa dicipta melalui media sosial.

“Asal kita bisa memanfaatkan media sosial secara benar dan tepat. Mencipta brand apa pun mudah,” terang Miftahul.

Namun, lanjutnya, perlu perencanaan yang matang atas sebuah objek yang akan dibranding. Karena itu, ia memberi sedikit tips bagaimana netizen bisa membuat branding di media sosial.

“Salah satunya memahami teknik SEO medsos,” pungkas Miftahul.

Tips Miftahul diamini oleh Samsuki, yang menyebut media sosial bisa mendatangkan keuntungan finansial asal bisa digunakan dengan cara bijak dan benar.

“Salah satu contoh seperti yang disampaikan Ibu Miftahul. Membangun personal branding bisa mendatangkan bayaran. Maka gunakan media sosial itu secara bijak dan benar,” tutur Mas Eki-panggilan akrab Samsuki.

Menurut Mas Eki, menggunakan dunia internet-dalam konteks media sosial perlu menghindari konten-konten negatif. Sebab algoritma medsos akan mencatat sebagai bentuk jejak digital.

“Kita tawarkan solusi kepada para peserta yang hadir dalam talkshow itu untuk banyak belajar dunia digital. Biar bisa menguntungkan dalam melakukan aktivitas di dunia internet,” ujarnya.

Sedangkan Andrea mewakili Kadiskominfo Bangkalan, menekankan untuk memperhatikan nilai-nilai dan etika sebagai modal awal dalam bermedia sosial.

“Fondasi awal yang perlu dipahami oleh pengguna media sosial adalah nilai dan etika dalam bermedsos. Jika kita bermedsos tak menjaga nilai dan etika, bukan keuntungan yang didapat. Malah hal-hal negatif yang diraih,” terang Andrea.

Selain nilai dan etika yang perlu dijaga. Andrea mewanti kepada peserta agar memperhatikan konten-konten yang dilarang dalam UU ITE. Seperti ujaran kebencian dan hoax.

“Terakhir amankan data diri anda biar tak disalahgunakan orang lain untuk hal hal negatif, ” pungkasnya. (Jimmy)