BERITABUANA.CO, JAKARTA – Partai NasDem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024.
Pengumuman disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, pada Senin kemarin (3/10/2022) di NasDem Tower, Jakarta.
Menyikapi deklarasi capres Nasdem ini, Ketua Bidang Politik Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (DPN Repdem) Simson Simanjuntak lewat keterangan tertulis beritabuana.co, Selasa (4/10/2022) menilai keputusan Partai NasDem mendeklarasikan calon presiden saat ini mengabaikan etika dan fatsun politik.
“Sikap Partai NasDem itu sangat tidak pantas dan tidak patut dikeluarkan saat ini, mengingat pemilu masih dua tahun lagi dan saat kondisi pemerintah sedang fokus mengendalikan situasi sulit yang sedang dihadapi rakyat dan bangsa akibat krisis ekonomi yang melanda dunia,” katanya.
Terlebih lagi sambung Simson, Nasdem adalah bagian dari koalisi pemerintah yang dipimpin Presiden Jokowi, secara etika politik tidak elok partai ini selonong boy di tengah kondisi pemerintah lagi fokus menghadapi kondisi sulit saat ini.
“Harusnya Nasdem fokus saja membantu kerja-kerja pemerintahan Presiden Jokowi, bukan malah asyik sibuk bermanuver-manuver politik”, ujar aktivis 98 ini.
Karena itu, Repdem menyarankan lebih baik Partai Nasdem angkat kaki dari koalisi pemerintah dan mendesak Nasdem menarik kader-kadernya yang saat ini ada di Kabinet Jokowi-Ma’ruf.
“Secara etika, Nasdem lebih baik keluar dari kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’ruf untuk menghindari politik dua kaki yang nantinya pasti akan mengganggu konsentrasi kerja pemerintah dalam mengurus negara dan bangsa,” imbuh Simson.
Selain itu, Partai Nasdem diminta fokus mengurus pemenangan Anis Baswedan untuk menjadi Calon Presiden RI di Pemilu 2024.
“Sikap itu mungkin lebih baik buat Partai Nasdem dan demi menjaga soliditas partai koalisi pemerintah” pungkasnya. (Asim)







