Selandia Baru Luar Biasa, Hanya Satu Kasus Covid Varian Delta, Lockdown Total Tiga Hari

by
Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern

BERITABUANA. CO, WELLINGTON – Selandia Baru melakukan langkah yang berani dengan menerapkan lockdown nasional, setelah mendeteksi satu kasus penularan lokal Covid-19, yang diduga varian Delta.

Padahal, seperti dilansir AFP, Selasa (17/8/2021), kasus penularan lokal itu merupakan yang pertama terdeteksi di negara itu dalam enam bulan terakhir.

Lockdown itu sendiri diumumkan langsung Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern secara dadakan selama tiga hari. Alasannya, bahwa pemerintah tidak bisa mengambil risiko dengan varian Delta yang merupakan ‘game changer’ dalam pandemi.

“Kita telah melihat apa yang bisa terjadi di tempat lain jika kita gagal untuk mengatasinya. Kita hanya memiliki satu kesempatan,” cetus Ardern dalam pidato yang disiarkan secara nasional.

Dia pun menjelaskan, satu kasus penularan lokal terbaru terdeteksi pada seorang pria Auckland berusia 58 tahun. Sumber penularan untuk kasus Corona itu telah dilacak oleh otoritas setempat.

“Lebih baik kita memulai dari atas dan waspada, kemudian keluar sesegera mungkin saat kita merasa nyaman, daripada memulai dari bawah dan berada dalam fase (lockdown) untuk lebih lama lagi,” cetus Ardern.

“Anda hanya perlu melihat ke Australia untuk melihat alternatifnya. Di Selandia baru, pendekatan ‘berusaha keras, selesai lebih awal’ telah membantu kita dengan baik,” imbuhnya.

Rencana awal untuk Selandia Baru adalah menerapkan lockdown nasional selama tiga hari mulai Selasa (17/8) malam waktu setempat, dengan Auckland dan area sekitarnya akan berada di bawah pembatasan itu selama sepekan.

Otoritas setempat menyatakan bahwa faktor utama di balik respons kuat ini adalah fakta bahwa kasus penularan lokal di Auckland tidak memiliki keterkaitan yang jelas dengan perbatasan atau fasilitas karantina yang dikelola pemerintah.

Selandia Baru menuai pujian luas atas responsnya terhadap pandemi Corona, dengan sejauh ini ‘hanya’ mencatat 26 kematian dari total 5 juta jiwa populasinya. Namun laju vaksinasi Corona di negara ini sedikit tertinggal, dengan baru sekitar 20 persen populasi yang telah divaksinasi sepenuhnya. (Kds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *