BERITABUANA. CO, MAKKAH – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang sejauh ini berjalan dengan baik dan menorehkan sejarah.
Hal tersebut disampaikan Cucun dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Duta Besar RI, Konsul Jenderal, Amirul Hajj, serta Kantor Urusan Haji di al Qimma Hall Kota Makkah, Minggu kemarin.
Cucun secara khusus menyoroti pelayanan selama jemaah berada di Madinah. Menurutnya, layanan haji reguler tahun ini terasa istimewa karena akomodasi yang sangat dekat dengan Masjid Nabawi, layaknya haji khusus.
Politikus PKB itu juga memuji kinerja petugas yang dinilai cekatan dan memiliki kepedulian tinggi terhadap jemaah.
”Alhamdulillah, dari fase Madinah yang sudah ditutup, kami mengapresiasi penyelenggaraan haji yang luar biasa. Ini merupakan langkah perdana yang baik dari Kementerian Haji dan Umrah di tahun 2026 ini,” ujar Cucun.
Meski puas dengan pelayanan di Madinah, Timwas Haji DPR RI memberikan catatan evaluasi terkait masa tinggal jemaah di Makkah. Cucun merekomendasikan agar penyelenggaraan haji tahun depan lebih memperhatikan jarak pondokan agar tetap dekat dengan Masjidil Haram.
Selain itu, Timwas juga melakukan pengecekan ketat terhadap fasilitas akomodasi menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Ia menyoroti ketelitian petugas dalam melakukan verifikasi kapasitas tenda.
Sering kali, pihak syarikah mengklaim kapasitas 100 orang, namun setelah dihitung ulang oleh petugas, kapasitas riilnya hanya 80 orang.
“Petugas mampu memberikan pelayanan yang sangat optimal dengan melakukan verifikasi ulang fasilitas. Ini langkah yang sangat bagus untuk memastikan kenyamanan jemaah,” tegasnya.
Cucun memastikan bahwa Timwas DPR RI akan terus mengawal penyelenggaraan haji hingga tuntas, terutama pada fase puncak Armuzna. Ia berharap sinergi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan haji di tahun-tahun mendatang.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, KH. Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Timwas DPR. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyesuaian di lapangan berdasarkan temuan Timwas DPR RI.
”Kesiapan Armuzna saat ini sudah mencapai 90 persen. Sisa fasilitas akan terus kami sesuaikan dengan rekomendasi dari Timwas DPR RI. Sinergitas antara Kementerian dan DPR ini akan menjadikan kualitas penyelenggaraan semakin optimal,” ujar Menhaj.
Gus Irfan begitu biasa disapa menambahkan bahwa perbaikan-perbaikan akan terus dilakukan demi memastikan kenyamanan jemaah.
Seluruh pihak yang terlibat saat ini tengah memanjatkan doa agar fase puncak Armuzna dapat berjalan lancar dan seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan mudah. (Fadloli/MCH 2026)







