Soal Wacana Reshuffle, Pangi: Jokowi Tipikal Pemimpin yang Tak Suka Bising

by
Dialektika Demokrasi bertema "Membaca Peta Parlemen Pasca Reshuffle Jilid II" di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/4/2021). (Foto: Jimmy)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Banyak pihak yang menanti kepastian waktu reshuffle (perombakam) jilid II Kabinet Indonesia Maju (KIM) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), usai isu reshuffle ini kian membumi sepekan ini.

Direktur Voxpol Center, Pangi Sarwi Chaniago berbicara dalam Dialektika Demokrasi bertema “Membaca Peta Parlemen Pasca Reshuffle Jilid II” di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/4/2021) mengatakan, hingga kini belum ada satupun orang dekat presiden mengetahui jadwal pasti reshuffle jilid II, termasuk tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.

“Kedua adalah kalau diceritakan tadi, cerita resuffle ini kapan, ini sebenarnya yang tahu Pak Jokowi dan Tuhan yang tahu,” kata Pangi.

Dikatakan Pangi, jika waktu rehuffle ini diketahui oleh Ngabalain maka sudah dipastikan hal tersebut tidak terjadi. Pasalnya, dua hari kemarin Ngabalin mengklaim akan terjadi reshuffle pada minggu ini (Rabu-red), namun hal tersebut tidak terjadi.

“Tetapi ketika Ngabalin juga tahu, nggak jadi reshuffel itu karena Ngabalin perna bilang memprediksi akan minggu ini, ini repotnya, karena ada Ngabalin, karena bang Eriko juga ga boleh tahu di situ,” ucapnya.

Menurut Pangi, Presiden Jokowi adalah tipikal pemimpin yang tidak suka bising, hingga prediksi-prediksi yang disampaikan oleh Ngabalin dan orang dekat Presiden salah semua.

“Jadi Bang Ngabalin yang membuat masalah sebeltulnya, akhirnya ngga jadi, karena memang presiden selama ini ngga suka bising, ngga tenang bahkan ketika survei mengatakan ada menteri yang berkinerja baik, mana menteri yang ngga bekerja dengan baik, maka semakin lama lagi reshuffle itu,” pungkasnya. (Jimmy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *