Tanggapi Moeldoko Adanya Tarik Menarik Ideologi Demokrat, Syarief Hasan: Ideologi Mereka Apa?

by
Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR di Pondok Pesantren Raudhatul Islamiyah, kota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dokumentasi Humas MPR)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Adanya kecenderungan tarikan ideologis di tubuh Partai Demokrat dan bukan sekedar menyelamatkan partai tapi juga menyelamatkan bangsa dan negara, diakui menjadi alasan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menerima pinangan sebagai ketua umum.

Pernyataan yang disampaikan Moeldoko di akun media sosial (Medsos) Instagram @dr_moeldoko langsung mendapat perhatian dari kalangan elit partai berlambang bintang mercy kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan, misalnya. Ia membantah soal adanya pergeseran atau tarik menarik ideologi di tubuh partai yang didirikan Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

“Kata siapa ideologi bergeser, kami tetap pada ideologi partai Demokrat, dan itu masih nasionalis-relegius, dengan Pancasila sebagai falsafah organisasi, dan itu sudah jelas,” kata Syarief kepada awak media, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (29/3/2021).

Ia pun justru mempertanyakan, ideologi dari para pihak yang melakukan gerakan pengambilalihan kepemimpinan secara paksa, dengan mengklaim Moeldoko sebagai ketua umum.

“Justru sekarang yang mengambilalih itu yang kita pertanyakan ideologinya apa?. Kalau kita(kubu AHY) jelas nasionalis-relegius, dan Pancasilais sebagai falsafah kita, kalau mereka apa?,” ketus wakil ketua MPR RI itu.

Dalam kesempatannya itu, Syarief menegaskan bahwa internal kepemimpinan AHY sebagai ketua umum tetap dalam barisan yang solid.

“Kita tetap solid, sangat solid semua, 34 DPD mendukung AHY dan kita pun yakin pemerintah akan memutuskan yang benar (bukan abal-abal) yakni Partai Demokrat kepemimpinan AHY,”sebut dia.

“Jadi kita tunggu saja, insyallah pemerintah akan me.berikan keputusan yang benar dengan bekerja sesuai Undang-Undang Partai Politik (Parpol),” pungkasnya. (Jal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *