Penerbangan di NTT Juni 2026 Capai 3.206 Kali, Labuan Bajo dan Larantuka Alami Kenaikan

by
Perkembangan Transportasi sesuai data BPS NTT. (Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, KUPANG – Mobilitas udara di Nusa Tenggara Timur masih tinggi pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik, BPS, NTT mencatat jumlah penerbangan angkutan udara yang bepergian dari dan ke NTT sebanyak 3.206 penerbangan.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Matamira Bangngu-Kale saat jumpa pers virtual, pada Selasa (4/8/2026).

“Jumlah 3.206 penerbangan ini, dengan rinciannya, 1.600 penerbangan berangkat dan 1.606 penerbangan datang,” ujar Matamira Kale.

Dibanding Juni 2025, jelas Matamira Kale, jumlah penerbangan naik 2,59 persen dari sebelumnya 3.125 penerbangan. Namun jika dibanding Mei 2026, terjadi penurunan 1,81 persen dari 3.265 penerbangan.

Lebih lanjut dikatakan, empat bandara dengan jumlah penerbangan datang dan berangkat, terbanyak masih didominasi wilayah barat NTT.

“Bandara Eltari Kupang menjadi yang tersibuk dengan kontribusi 35,00 persen. Disusul Bandara Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat 30,97 persen. Kemudian Bandara Hasan Aroeboesman Ende 6,86 persen, dan Bandara Lede Kalumbang Sumba Barat Daya 6,24 persen,” urai dia.

Dari sisi pertumbuhan, tambah Matamira Kale, Bandara Gewayantana Larantuka, Flores Timur, mencatatkan kenaikan tertinggi secara persentase yaitu 50,00 persen dibanding Mei 2026. Disusul Bandara Wunopito Lewoleba, Lembata, yang naik 16,67 persen.

“Sementara jika dilihat dari jumlah, Bandara Komodo Labuan Bajo mengalami penambahan penerbangan terbanyak, sebanyak 49 penerbangan,” ujar Matamira Kale.

Sebaliknya, penurunan terbesar terjadi di Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere, Sikka, dengan berkurang 92 penerbangan.

“Data ini menunjukkan pusat konektivitas udara NTT masih bertumpu pada Kupang dan Labuan Bajo, sementara bandara di wilayah timur Flores dan Lembata mulai menunjukkan peningkatan aktivitas,” kata dia. (iir)