Komjen Pol Listyo Sigit Paparkan Makalahnya di Hadapan Komisi III DPR RI

by
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo KOMPAS/RADITYA HELABUMI 02-07-2020

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Calon tunggal Kapolri Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pasca tebitnya Surat Presiden (Supres) tentang Calon Kapolri, dirinya sebagai calon tunggal langsung melakukan sejumlah pertemuan silaturahmi dengan para tokoh agama, masyarakat, hinhgga tokoh partai politik. Tujuannya, sambung dia, untuk dapat menyerap seluruh aspirasi, harapan, dan suara masyarakat terhadap insitusi Polri ke depan nanti.

“Yang tentunya untuk kami dalam mengambil kebijakan sesuai dengan program kerja pada saat nanti kami ditunjuk dan menjalankan amanah sebagai Kapolri nanti,” kata Listyo Sigit saat pemaparan Makalahnya dalam agenda Fit and Proper test dengan Komisi III DPR RI, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Menurut Sigit, banyak hal yang didapatnya, seperti saran, masukan, kritik, dan harapan tentang Polri ke depan, bagaimana untuk tetap mewujudkan rasa keadilan, menjadi organisasi yang transparan, dan tentunya potret-potret lain yang harus diperbaiki.

Sebagai contoh, sambung Sigit menekankan tidak boleh lagi ada namanya dalam penegakan hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas.

“Tidak boleh lagi ada kasus Nenek Minah yang mencuri Kakao kemudian diproses hukum karena hanya untuk mewujudkan proses hukum. Hal-hal ini tentunya ke depan tidak boleh ada lagi. atau pun kasus-kasus lain yang mengusik rasa keadilan masyrakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam penegakan hukum harus dilakukan dengan tegas, akan tetapi tetap harus dikerjakan dengan humanis.

“Di saat ini, masyrakat memerlukan penegakan hukum yang memeberikan rasa keadilan, bukan penegakan hukum dalam rangka untuk kepastian hukum,” papar Kabareskrim itu.

Oleh karena itu, Listyo SIgit menegaskan, dalam kepemimpinanya nanti sisi-sisi yang telah dipaparkan tersebut akan menjadi fokus utama untuk dioperbaiki. Sehingga, lanjut dia, mampu merubah wajah Polri nantinya.

“Yakni Polri yang memenuhi harapan masyrakat dengan berorientasi kepada kepentingan masyarakat, berbasis kepada hukum berkeadilan, dna menghormati Hak asasi manusia, serta mengawal demokrasi,” pungkasnya. (Jal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *