Anak Ketergantungan Narkoba, Palsukan Sertifikat Tanah Milik Orangtuanya

by
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Foto: Min)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Subdit Harda Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengamankan 7 tersangka jaringan mafia tanah yang ditangkap 15 Januari 2020 . Tersangka berinisial AF ketergantungan narkoba, merupakan anak pelapor yang tinggal di Kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan AF mengambil sertifikat tanah milik ayahnya di dalam brankas.

“Kemudian AF yang ketergantungan narkoba meminta bantuan tersangka FT untuk membuat sertifikat palsu. FT kembali meminta bantuan seorang wanita berinisial SW membuat sertifikat dan KTP palsu,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (4/3/2020).

Setelah SW berhasil membuat sertifilat palsu, AF membawa dan memasukan sertifikat palsu ke dalam brankas milik ayahnya.

“Pelaku AF merekrut lima mafia tanah untuk memalsukan sertifikat milik orangtuanya itu. Para pelaku berinisial Y, KS, AS, SW, dan FT. Perannya tersangka ada yang menyamar jadi ayah AF dan ibunya. Lalu, ada juga yang pembuat sertifikat palsu,” jelas Yunus.

Pelaku AF mengadaikan sertifikat tanah milik ayahnya seharga Rp 3,7 miliar. Sedangkan harga tanah sesuai sertifikat seharga Rp 5 miliar.

“Ketahuan sertifikat dipalsukan, ketika rumah orang tua AF akan disita. Karena AF melakukan pengadaian hanya selama 3 bulan, namun AF tidak dapat memenuhi sesuai kesepakatan,” terang Yusri

Dalam aksinya AF membayar figur ayah dan ibu masing-masing Rp 10 juta, sedangkan untuk membayar SW yang memalsukan sertifikat membayar Rp 7 juta.

“Setelah didalami, AF yang ketergantungan narkoba jenis sabu. Kemudian petugas menangkap bandar narkobanya berinisial EN,” ungkap Yunus.

Yunus menuturkan, untuk kasus narkoba ditangani penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Para pelaku dikenakan Pasal 367, Pasal 263, Pasal 266 jo Pasal 55 KUHP. (Min)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *