BERITABUANA. CO, JAKARTA– Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan arahan menjelang keberangkatan PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026) pagi.
Sebanyak 360 PPIH yang terdiri dari Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara dijadwalkan berangkat menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Dalam arahannya, Wamenhaj menekankan bahwa tugas PPIH bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari ibadah dan misi suci yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
“Kita siap menyukseskan Haji 2026. Kesiapan mental menjadi penting, termasuk kemampuan mengelola emosi, agar kekuatan fisik yang kita miliki benar-benar ditopang oleh kekuatan rohani yang siap,” ujar Wamenhaj.
Ia pun mengajak seluruh petugas untuk meniatkan keberangkatan sebagai bagian dari ibadah melalui jalan pengabdian dalam melayani jemaah haji.
“Niatkan pelepasan ini bahwa kita semua sedang menunaikan ibadah melalui peran sebagai petugas haji yang melayani jemaah agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan baik. Ini adalah misi suci, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, agama, dan bangsa,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Wamenhaj juga mengingatkan bahwa PPIH merupakan ujung tombak keberhasilan penyelenggaraan haji, sehingga amanah besar dari masyarakat harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
“Banyak harapan yang dititipkan kepada kita. PPIH adalah ujung tombak kesuksesan. Jemaah kita adalah mereka yang telah memenuhi istithaah, yang berjuang dan berani mengupayakan diri agar bisa berhaji. Semangat spiritual jemaah Indonesia sangat luar biasa, dan itu adalah amanah yang harus kita jaga,” ucapnya. (Fadloli)







