Hari Ini, Pelaksanaan Magang Nasional 2026 Tahap 2 Resmi Dimulai

by
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pemagangan Nasional di Transmedia. (Foto: Kemenaker)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pelaksanaan Magang Nasional (MagangHub) Tahun 2026 Tahap 2 resmi dimulai pada Senin (21/9/2026) ini. Program tersebut diharapkan mampu memberikan banyak manfaat bagi para lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Darmawansyah mengatakan, melalui proses pemagangan yang tepat, peserta dapat mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Darmawansyah berharap program Magang Nasional dapat memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi peserta sekaligus menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi. “Kami berharap program pemagangan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi yang dimiliki.”

Persiapan sebelum hari pertama pelaksanaan Magang Nasional 2026 Tahap 2 sangat diperlukan agar peserta memahami pelaksanaan program dan mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan sejak awal.

Hal yang perlu dipersiapkan oleh peserta magang, menurut Darmawansyah, cek detail penempatan, pastikan kontak aktif, hubungi penyelenggara atau mentor, menyiapkan perlengkapan kebutuhan magang, serta membaca kembali posisi tugas magang.

“Peserta perlu mengecek email dan nomor telepon yang didaftarkan untuk memastikan tidak melewatkan informasi penting dari penyelenggara,” katanya.

Sebelum hari pertama, peserta juga dapat menghubungi penyelenggara atau mentor untuk memastikan waktu dan lokasi kedatangan serta pihak yang perlu ditemui.

Selain itu, peserta perlu memastikan kelengkapan administrasi dan menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan selama mengikuti program.

Di luar itu, Peserta juga diharapkan membaca kembali posisi dan tugas yang telah dipilih agar memahami tanggung jawab yang akan dijalankan sesuai bidangnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono kepada pers, di Jakarta, Jumat (11/9/2026), mengungkapkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai Magang Nasional (MagangHub) merupakan program penting. Karena program tersebut bisa menjembatani lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi menuju dunia kerja nyata.

“Kemnaker memandang program Magang Nasional sebagai salah satu instrumen penting untuk menjembatani transisi lulusan perguruan tinggi dari dunia pendidikan ke dunia kerja,” kata Jubir Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono.

Program tersebut dirancang bukan hanya sebagai kegiatan penempatan peserta magang, tetapi sekaligus sebagai proses pembelajaran kerja yang terstruktur. Selain itu, juga melibatkan perusahaan sebagai tempat belajar, mentor sebagai pembimbing, serta sistem pemantauan dan evaluasi yang terus diperbaiki.

Pemerintah memahami salah satu tantangan utama lulusan muda adalah kesenjangan antara kompetensi yang diperoleh di pendidikan formal dengan kebutuhan riil dunia kerja. Banyak lulusan baru menghadapi situasi ketika lowongan kerja mensyaratkan pengalaman, sementara mereka belum memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengalaman tersebut.

“Di titik inilah program Magang Nasional hadir sebagai jembatan,” kata dia.

MagangHub memberikan ruang bagi lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja nyata selama enam bulan, mendapat bimbingan dari mentor, memahami budaya kerja, mengasah kompetensi teknis dan nonteknis, serta membangun portofolio daaan jejaring profesional. (OSC).