BERITABUANA.CO, TANGERANG – Penghentian operasi pencarian aktif Tim SAR terhadap Kapal Arupadhatu I yang ditumpangi lima jurnalis dan tiga kru kapal, saat memantau erupsi Gunung Anak Krakatau, pada hari ke-10 tidak menghentikan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memantau perairan Selat Sunda. Gubernur Banten Andra Soni memastikan koordinasi dengan Tim SAR dan pihak terkait tetap berjalan untuk mengawal perkembangan informasi serta mendampingi keluarga korban yang masih menanti kepastian.
Andra menyampaikan komitmen tersebut saat menemui keluarga korban hilang kontak Kapal Arupadhatu I di Pandeglang, Jumat. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus menjaga komunikasi dengan keluarga dan menyampaikan setiap informasi yang diperoleh dari lapangan.
“Sekecil apa pun informasi yang kami peroleh akan segera kami sampaikan kepada keluarga,” ujar Gubernur Andra dalam keterangannya di Pandeglang, Jumat (18/9/2026).
Penghentian pencarian aktif oleh Tim SAR bukan berarti pemantauan di perairan Selat Sunda ikut terhenti. Andra menegaskan, Pemprov Banten akan tetap mengikuti perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan informasi mengenai kapal dan para korban dapat diteruskan kepada keluarga.
Kehadiran pemerintah di tengah keluarga korban, menurut Andra, merupakan bentuk komitmen Pemprov Banten untuk terus mendampingi mereka hingga terdapat perkembangan lebih lanjut terkait pencarian Kapal Arupadhatu I.
“Pemantauan tetap dilakukan dan kami akan terus berkoordinasi dengan Tim SAR,” kata Andra.
Ia juga memastikan Pemprov Banten akan proaktif meneruskan setiap perkembangan informasi dari Tim SAR maupun pihak terkait. Langkah ini ditempuh agar keluarga korban memperoleh pembaruan yang akurat dan tepat waktu, meskipun operasi pencarian aktif telah resmi ditutup.
Andra menegaskan, berakhirnya operasi pencarian aktif tidak boleh dimaknai sebagai terputusnya harapan maupun komunikasi dengan keluarga korban. Pemerintah Provinsi Banten, kata dia, akan terus mengawal informasi di lapangan dan menjaga komunikasi intensif dengan seluruh pihak yang terlibat. (Tim Redaksi)







