BERITABUANA.CO, BALIKPAPAN – Stabilitas keamanan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi tujuan utama kunjungan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II) Marsdya TNI Muzafar. ke Balikpapan, Senin (14/9/2026).
Dalam anjangsana ke Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan itu, Pangkogabwilhan II didampingi seluruh Pejabat Utama Kogabwilhan II. Rombongan diterima langsung Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud.
Pertemuan tersebut sengaja digelar untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah. Fokusnya pada pengamanan wilayah, mitigasi potensi gangguan, serta dukungan terhadap kelancaran program strategis nasional di Kalimantan Timur.
“Kami mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan Bapak Wali Kota Balikpapan. Kogabwilhan II berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran berbagai program strategis nasional di wilayah Kalimantan Timur,” tegas Marsdya Muzafar.
Ia menekankan, Balikpapan memiliki peran vital sebagai gerbang utama IKN. Karena itu, kondusivitas daerah harus dijaga bersama agar pembangunan ibu kota baru tidak terganggu.
Wali Kota Rahmad Mas’ud menyambut baik tujuan kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran jajaran Kogabwilhan II memberikan rasa aman dan keyakinan bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kunjungan ini. Kehadiran jajaran Kogabwilhan II memberikan rasa aman serta keyakinan bagi masyarakat Balikpapan sebagai gerbang utama IKN,” kata Rahmad Mas’ud.
Ia menilai sinergi TNI dan pemerintah daerah adalah kunci untuk menciptakan situasi yang kondusif, harmonis, dan produktif. Dengan koordinasi yang solid, pelayanan publik dan pembangunan, termasuk sebagai kota penyangga IKN, dapat berjalan optimal.
Usai pembahasan substansi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah, tukar cinderamata, dan foto bersama. Seremonial itu menjadi penegasan simbol kebersamaan dan komitmen antara Kogabwilhan II dan Pemerintah Kota Balikpapan dalam menjaga kedaulatan serta mengawal pembangunan nasional. Oisa







