Presiden Prabowo Janji Sekolah NU Akan Dapat 4 Unit Layar Interaktif Pada Tahun Ini

by
Presiden Prabowo di Muktamar Ke-35 NU, Jombang. Foto: Dafiqul Fitrah

BERITABUANA.CO, JOMBANG– Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf karena baru mengetahui banyak sekolah dan pesantren NU belum menerima layer interaktif. Karenanya, Presiden menginstruksikan agar jajarannya segera mengirimkan layer interaktif untuk sekolah yang berada di naungan pesantren.

“Tidak ada masalah, walaupun terlambat semua ruang kelas sekolah-sekolah NU akan menerima layar interaktif sama dengan semua sekolah negeri,” kata Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026)

Presiden menjelaskan bahwa sekolah-sekolah negeri masing-masing mendapatkan setidaknya satu alat yang digunakan untuk menopang kegiatan belajar mengajar tersebut pada tahun lalu. Namun, untuk sekolah dan pesantren di bawah NU akan menerima langsung empat layer interaktif, dengan sekolah negeri juga akan mendapatkan tambahan tiga layer interaktif pada tahun ini.

“Tahun yang lalu semua sekolah negeri terima satu layar, satu ruang kelas. Tahun ini sekolah-sekolah negeri semuanya akan menerima tambahan tiga, tapi NU segera akan menerima langsung empat,” ucap Presiden yang langsung disambut tepuk tangan peserta muktamar.

Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga membuka langsung Muktamar ke 35 NU yang dipusatkan di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang. Presiden sendiri terlihat memakai baju koko putih dan peci hitam.

Selain itu, sejumlah Menteri kabinet Merah Putih juga hadir dalam pembukaan Muktamar ke35 NU. Mereka diantaranya, Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mendagri Tito Karnavian.

Selanjutnya ada Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Desa PDT Yandri Susanto, Menteri Haji Muhamad Irfan Yusuf, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ada juga Ketua MPR Ahmad Muzani, Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman, dan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak. (Fid/Fdl)