Gus Irfan Sebut Jumlah Petugas Tidak Ditambah, Tetapi Kualitasnya Akan Terus Ditingkatkan

by
Menhaj RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf. FOTO: MCH Kemenhaj

BERITABUANA.CO, TANGERANG– Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf mengatakan bahwa dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, Kementerian Haji dan Umrah RI tidak berencana menambah jumlah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada 2027. Tetapi, Kemenhaj RI akan memperkuat kompetensi, kapasitas, dan kesiapan para petugas.

Durasi pendidikan dan pelatihan (Diklat) petugas kloter dan nonkloter yang selama ini berbeda juga akan diseragamkan. Petugas nonkloter selama ini mengikuti pelatihan sekitar satu bulan, sedangkan petugas kloter menjalani pelatihan selama tujuh hingga sepuluh hari.

“Ke depan, seluruh petugas akan mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan durasi yang sama, yaitu sekitar satu bulan. Kami ingin seluruh petugas memiliki kesiapan, kemampuan, dan standar pelayanan yang setara,” kata Menhaj di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/06/2026).

Kemenhaj, lanjutnya, juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PPIH. Menurutnya, petugas yang menunjukkan kinerja terbaik akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

“Jumlah petugas tidak akan ditambah, tetapi kualitasnya akan terus ditingkatkan,” ucap Menhaj.

“Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji berikutnya (2027) agar semakin profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah,” tutup Menhaj. (Fadloli/Kemenhaj RI)