Apresiasi Hibah Pemkab Mojokerto, Menhaj: Perkuat Layanan Haji dari Daerah

by
Dokumentasi Foto Humas Kemenhaj RI

BERITABUANA.CO, MOJOKERTO- Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyerahkan hibah Barang Milik Daerah (BMD) berupa tanah dan bangunan kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Keenhaj RI) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan haji di tingkat daerah.

Penyerahan hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang berlangsung di Gedung Serbaguna Satya Bina Karya (SBK), Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Selasa (16/6/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto dan Pelaksana Harian Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Mojokerto. Kegiatan tersebut turut disaksikan Menhaj RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf.

Selain hibah tanah kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menyerahkan hibah tanah dan bangunan kepada Kantor Kemenhaj Kabupaten Mojokerto yang selama ini digunakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Menhaj menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto atas dukungan yang diberikan kepada Kementerian Haji dan Umrah.

Menurut Menhaj, hibah tersebut memiliki arti strategis dalam mendukung penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan layanan haji di tingkat kabupaten.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto atas dukungan yang luar biasa ini. Hibah tanah dan bangunan ini bukan sekadar penyerahan aset, tetapi bentuk nyata komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Menhaj.

Menhaj menjelaskan bahwa perubahan status aset dari pinjam pakai menjadi hibah akan memberikan ruang yang lebih luas bagi Kementerian Haji dan Umrah untuk melakukan pengembangan sarana dan prasarana pelayanan.

Selama aset masih berstatus pinjam pakai, terdapat berbagai keterbatasan dalam pengembangan fasilitas maupun pembangunan infrastruktur pendukung layanan. Dengan status hibah, Kemenhaj dapat melakukan perencanaan pengembangan secara lebih optimal dan berkelanjutan.

“Dengan status hibah, kami memiliki kepastian dalam pengelolaan aset sehingga pengembangan kantor, peningkatan fasilitas pelayanan, maupun penguatan sarana pendukung lainnya dapat dilakukan dengan lebih baik. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Penguatan Kelembagaan

Menhaj menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam proses penguatan kelembagaan Kementerian Haji dan Umrah yang saat ini terus dilakukan, baik dari aspek organisasi, sumber daya manusia, maupun infrastruktur pelayanan.

“Kemenhaj sedang membangun fondasi kelembagaan yang kuat hingga ke daerah. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi sangat penting agar layanan kepada jemaah dan masyarakat dapat semakin dekat, cepat, dan berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyatakan bahwa hibah tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap upaya peningkatan pelayanan keagamaan dan pelayanan haji kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan kantor yang representatif dan didukung sarana prasarana yang memadai akan membantu meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Perkuat Sinergi

Penandatanganan NPHD ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan layanan publik, khususnya di bidang penyelenggaraan haji dan layanan keagamaan.

Melalui dukungan ini, diharapkan penguatan kelembagaan Kementerian Haji dan Umrah di daerah dapat berjalan lebih cepat sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional, modern, dan responsif kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, jajaran Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Sruji Bahtiar, Kakan Kemenag Kab. Mojokerto Muttakin, serta jajaran Kemenhaj dan Kemenag Kabupaten Mojokerto. (Fadloli/Humas Kemenhaj RI