BERITABUANA.CO, MAKKAH – Fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air resmi dimulai pada Senin (1/6/2026) hari ini. Sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) dengan total Jemaah sebanyak 6.798 orang dipulangkan pada hari pertama fase pemulangan.
Gelombang pertama pemulangan dilakukan melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada 1 Juni 2026 hingga 15 Juni 2026. Selanjutnya jemaah gelombang kedua dipulangkan melalui Bandara Prince Mohammad Bin Abdulaziz, Madinah pada 16-30 Juni 2026.
“Saya ucapkan selamat karena Bapak Ibu semuanya akan kembali ke Tanah Suci setelah 40 hari melakukan proses ibadah haji, semoga Bapak Ibu semu menjadi haji yang mabrur,” kata Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf saat melepas jemaah haji Indonesia ke Tanah Air pada hari pertama pemulangan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5/2026) malam Waktu Arab Saudi (WAS)
Dua kelompok terbang (kloter) awal yang diberangkatkan oleh Menhaj dari Bandara Jeddah yakni kloter 1 embarkasi Surabaya (SUB 1) dan kloter 1 embarkasi Makassar (UPG 1).
Menhaj lalu meminta maaf kepada jemaah jika ada pelayanan yang kurang berkenan di hati jemaah haji Indonesia. Menurutnya, evaluasi akan dilakukan menyeluruh untuk perbaikan penyelenggaraan haji 2027 mendatang.
Selanjutnya, Menhaj berpesan pada maskapai penerbangan haji 2026, Saudia Airlines dan Garuda Indonesia untuk memperhatikan On-Time Perfomance (OTP). Hal tersebut dilakukan untuk kenyamanan jemaah haji Indonesia.
“Jangan ada keterlambatan yang tidak perlu apalagi sampai delay hingga berganti hari,” tutupnya.
Diketahui, saat pelepasan jemaah haji, Menhaj didampingi oleh Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia Jeddah Yusron B. Ambary dan Dirjen Pelayanan Haji Ian Heriyawan (Fadloli/MCH 2026)






