Tinjau Kesiapan Haji 2026 di Arab Saudi, Wamenhaj: Tak Ada Kendala, Keberangkatan Perdana Jemaah Pada 22 April

by
Wamenhaj RI, Dahnil Anzar Simanjuntak saat melakukan kunjungan ke Arab Saudi untuk memastikan persiapan Haji 2026. FOTO: Humas Kemenhaj

BERITABUANA.CO, ARAB SAUDI– Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan persiapan penyelenggaraan Haji 2026 tetap berjalan lancar. Keberangkatan perdana jemaah haji Indonesia dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026.

Hal tersebut disampaikan Wamenhaj RI saat melakukan kunjungan ke Arab Saudi. “Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala dalam persiapan, baik dari sisi Indonesia maupun pihak Arab Saudi. Insya Allah, keberangkatan pertama jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April 2026,” ujar Wamenhaj, Minggu (29/3/2026)

Ia menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah, pihaknya telah melakukan berbagai pengecekan langsung terhadap kesiapan operasional haji serta koordinasi dengan otoritas Arab Saudi.

Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan optimal guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah.

Selain memastikan kesiapan teknis, Wamenhaj juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Kita berdoa kepada Allah SWT semoga penyelenggaraan Haji 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah. Kami juga memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar seluruh proses ini diberikan kemudahan,” katanya.

Simbol Perdamaian

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya ibadah haji sebagai simbol perdamaian dunia, terutama di tengah dinamika konflik global yang masih berlangsung.

“Kita berharap eskalasi konflik di Timur Tengah dapat menurun, sehingga pelaksanaan haji bisa berlangsung dengan aman. Haji memiliki pesan kuat tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak,” jelasnya.

Menurutnya, nilai-nilai universal dalam ibadah haji diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara yang tengah berkonflik untuk mengedepankan dialog dan perdamaian.

“Haji harus menjadi instrumen untuk menghadirkan perdamaian dan keselamatan bagi seluruh umat manusia,” tambahnya.

Wamenhaj juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia.

“Kita berdoa semoga berbagai upaya yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam membangun dialog antar pemimpin dunia dapat membawa perdamaian global,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Wamenhaj kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan kelancaran penyelenggaraan Haji 2026.

“Semoga Haji 2026 berjalan sukses, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah Indonesia maupun jemaah dari seluruh dunia,” tutupnya. (Fadloli)