Ketua Komisi B DPRD Depok Apresiasi Peran Tirta Asasta Jaga Lingkungan

by
Momen Hari Air sedunia, susur sungai Ciliwung PT Tirta Asasta, Ketua Komisi B DPRD Depok Hamzah, OPD dan staf Kecamatan. (Foto: oni)

BERITABUANA.CO, DEPOK – Peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh pada tanggal, 22 Maret 2026 di Kota Depok, diwarnai aksi nyata pelestarian lingkungan. Ratusan peserta turun langsung menyusuri Sungai Ciliwung, dalam kegiatan bersih sungai yang digelar PT Tirta Asasta Depok (Perseroda), Senin (30/3/2026).

Sedikitnya 45 perahu karet diberangkatkan dari bantaran Sungai Ciliwung di kawasan Cipucuk Ampel, Grand Depok City (GDC).

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 200 peserta yang terbagi dalam setiap perahu, dengan misi utama memungut sampah sepanjang kurang lebih 5 kilometer aliran sungai.

Ketua Komisi B DPRD Kota Depok H. Hamzah, hadir dan langsung melepas peserta. Pada kesempatan itu, iamenekankan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya air, khususnya Sungai Ciliwung, yang selama ini menjadi salah satu penopang kebutuhan air bersih masyarakat Depok.

“Melalui momentum Hari Air Sedunia ini, kita diingatkan bahwa Sungai Ciliwung memiliki peran luar biasa. Tidak hanya sebagai sumber air, tetapi juga mendukung pertumbuhan kota, termasuk bagi pelayanan air bersih oleh PT Tirta Asasta,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi langkah PT Tirta Asasta Depok, yang dinilai tidak hanya berfokus pada layanan air bersih, tetapi juga aktif dalam menjaga kelestarian sumber airnya.

Menurutnya, kegiatan susur sungai yang dibarengi dengan lomba bersih sampah ini, menjadi simbol kepedulian sekaligus edukasi bagi masyarakat agar lebih mencintai lingkungan.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk nyata, bagaimana kita menjaga sungai kita bersama. Partisipasi ratusan warga hari ini, menunjukkan bahwa kepedulian itu masih kuat,” tekan Hamzah.

Lebih jauh, ia mendorong upaya pencarian dan pengelolaan sumber air tidak hanya bergantung pada Sungai Ciliwung. Ia menyebut masih banyak potensi sumber air lain di Kota Depok, yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan.

Dari sisi kebijakan, Komisi B DPRD Depok, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh, termasuk dalam penganggaran. Ia menyebut dalam lima tahun ke depan, dukungan anggaran untuk sektor air bersih bisa mencapai ratusan miliar rupiah.

“Kami di DPRD akan terus mendorong, baik dalam pembahasan anggaran perubahan maupun anggaran murni. Ini penting, agar ketersediaan air bersih bagi masyarakat tetap terjamin,” tegasnya.

Selain sesi penanam pohon, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-6, yakni memastikan akses air bersih dan sanitasi yang layak untuk semua pada tahun 2030.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat, diharapkan Sungai Ciliwung dapat terus terjaga kelestariannya sebagai sumber kehidupan bagi warga Depok, kini dan di masa mendatang. (Rki)