BERITABUANA.CO, JAKARTA – PT Pelni (Persero) telah menyiapkan langkah strategis Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 dengan mengerahkan 55 armada, diantaranya 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis dengan total kapasitas 56.069 seat dari 751.550 tiket yang disebar selama masa lebaran.
Direktur Utama PT Pelayaran Indonesia (PELNI), Tri Andayani kepada sejumlah awak media termasuk beritabuana.co, dalam Konferensi Pers, Rabu (4/3/2026) sore di Jakarta menyatakan antusias masyarakat cukup tinggi untuk menikmati program stimulus ekonomi yang diberiikan, karena sebanyak 30% atau 235.187 tiket diskon sudah terjual hingga saat ini.
Dikatakan, PT PELNI menerima stimulus ekonomi dari Pemerintah senilai Rp42.306.488.700 dan sudah terserap Rp12.853.645.560. Sedangkan besaran diskon 30% dari tarif dasar, belum termasuk asuransi dan pas masuk pelabuhan dengan jenis tiket penumpang ekonomi.
Ia menyebutkan, puncak arus mudik terjadi (H-3) pada 18 Maret 2026 dengan jumlah 27.350 penumpang dan puncak arus balik (H+11) pada 2 April 2026. Sedangkan sebaran penumpang untuk wilayah barat 28,6%, wilayah tengah 43,6% dan wilayah timur 27,8%. “Mobilitas penumpang lintas wilayah tertinggi hanya terjadi pada rute Tengah tujuan Barat sekitar 8% dan Tengah tujuan Timur sebanyak 5%,” ungkap Anda, sapaan akrab Tri Andayani.
“Kami mengimbau seluruh calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui channel resmi supaya terhindar dari antrean panjang di pelabuhan. Kami juga memastikan setiap kapal dan ABK siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ucapnya.
Dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026, resmi dimulai pada 6 Maret hingga 6 April 2026, PELNI telah melaksanakan kelaiklautan kapal menyeluruh bersama Kementerian Perhubungan untuk memastikan keselamatan pelayaran dan ketersediaan BBM, air tawar, perbekalan, serta fasilitas penumpang dan awak kapal.
Demi kelancaran Angkutan Lebaran, jelas Anda, PELNI menyiapkan Posko bersama di Kementerian Perhubungan dan Posko di Kantor Pusat PELNI, monitoring BMKG, menyesuaikan rute jadwal pelayaran, serta menempatkan tambahan personil pengamanan dari TNI-AL baik di atas kapal maupun di pelabuhan.
Menurutnya, angkutan lebaran kali ini telah dipersiapkan sedemikian rupa sehingga dapat berjalan dengan aman bagi pengguna jasa layanan kapal. “Kami berharap semua pengguna jasa layanan kapal PELNI dapat bertemu dan berkumpul dengan orang tua dan famili di kampung halaman dengan riang gembira merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijrah,” pungkas Anda. (Yus)







