Hakordia AirNav : “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”

by
Pejabat Kajari Sidoarjo menerima cinderamata dari AirNav Indonesia. (ist)

 

BERITABUANA.CO, SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2025, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan dan penindakan korupsi dengan tema ”Satukan Aksi, Basmi Korupsi”.

“Peringatan HAKORDIA yang diselenggarakan perusahaan kali ini bukan hanya seremoni belaka, tetapi adalah momentum untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan AirNav Indonesia. Karena, sebagaimana diketahui bersama, pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa, termasuk AirNav Indonesia sebagai penyelenggara layanan navigasi penerbangan,” ujar Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia, Didiet Kus Sam Radityo dalam sambutannya saat pembukaan sosialisasi di Surabaya, Rabu (10/12/2025).

Ia menegaskan, sebagai institusi yang memegang amanah keselamatan dan kepercayaan publik, AirNav Indonesia harus menjaga integritas dan transparansi. “Seluruh elemen perusahan didorong untuk sedapat mungkin menutup ruang bagi penyalahgunaan wewenang, gratifikasi,
ataupun tindakan yang merugikan negara dan masyarakat,” tutur Didiet, seraya menyebutkan jangan ada celah sedikit pun.

Terkait upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, pspar Didiet, manajemen AirNav Indonesia telah melaksanakan sejumlah komitmen penting terkait hal tersebut. Antara lain
denngan menjalankan Sistem Pengendalian Gratifikasi dan Whistleblowing System secara konsisten, mudah diakses, dan dapat dipercaya. Selain itu, manajemen juga melakukan tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran integritas tanpa kompromi.

Di sisi lain, terang Didiet, sebagai tindakan preventif, AirNav Indonesia juga memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada seluruh karyawan. Targetnya adalah seluruh karyawan dapat secara merata memiliki pemahaman yang kuat terhadap bahaya laten korupsi, serta mau berperan aktif dalam pencegahannya.

Tak hanya itu, tambahnya, AirNav Indonesia juga mengajak seluruh karyawan, mitra kerja, dan pemangku kepentingan untuk tidak hanya menolak, tetapi juga berani melaporkan indikasi korupsi melalui mekanisme pelaporan yang telah disediakan perusahaan.

Didiet berharap, momentum peringatan HAKORDIA dapat menjadi titik balik terjadinya sebuah perubahan besar untuk menyatukan aksi membasmi korupsi. ”Mulai dari diri sendiri, dari hal yang kecil, dan dilakukan secara konsisten,” ujarnya.

Corporate Secretary of AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro kepada beritabuana.co mengatakan, acara ini turut dihadiri oleh jajaran Kejaksaan Negeri Sidoarjo, perwakilan TNI AL Juanda, TNI AU Muljono, perwakilan maskapai, serta berbagai mitra kerja dan organisasi profesi.

“Melalui kolaborasi tersebut, AirNav Indonesia berharap budaya integritas dapat terus diperkuat di seluruh lingkungan kerja dan operasional layanan navigasi penerbangan,” pungkasnya. (Yus)