Rayakan Nataru dengan Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 1.170 Personel dan 33 Posko Keandalan

by
GM PLN UIW NTT, Eko Sulistyono saat memperagakan penggunaan alat pengamanan. (iir)

BERITABUANA.CO, KUPANG – Menghadapi perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) ditengah cuaca ekstrem, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) siagakan 1.170 personil dan 33 posko keandalan.

Demikian disampaikan General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono saat perkunjungan ke PLN UP3 Kupang, guna memastikan pasokan listrik tetap andal di tengah potensi cuaca ekstrem akhir tahun, Selasa (18/11/2025).

Menurut Eko Sulistyono, kesiapan PLN adalah upaya nyata, untuk mendukung momen ibadah dan kebahagiaan keluarga.

“Setiap Nataru selalu menjadi periode spesial bagi keluarga di NTT. Karena itu, PLN menurunkan kekuatan terbaiknya, untuk memastikan semua sistem kelistrikan berjalan aman, andal, dan tanpa gangguan,” tegas Eko Sulistyono.

Kesiapannya, ujar Eko Sulistyono, tidak hanya soal angka beban dan cadangan daya, tetapi tentang menghadirkan rasa damai dan nyaman bagi masyarakat.

Kekuatan Penuh dan Cadangan Daya Aman
Untuk menyambut masa Siaga Nataru, PLN UIW NTT memastikan ketersediaan daya dalam kondisi sangat aman dan siap menghadapi lonjakan pemakaian listrik:

1.Total Kecukupan Daya Kumulatif Seluruh NTT:
Daya Mampu: 346,7 MW
Beban Puncak: 296,6 MW
Cadangan Daya: 50,06 MW (Aman)

2.Dua Sistem Besar (Timor dan Flores)
Daya Mampu: 257,3 MW
Beban Puncak: 222,5 MW
Cadangan Daya: 34,8 MW

3.Sistem Isolated (67 Sistem):
Tersebar di Pulau Timor, Rote, Sabu, Alor, Flores, Sumba, dan pulau-pulau kecil.
Total Daya Mampu: 149,77 MW

PLN mengerahkan seluruh sumber daya terbaiknya untuk menjaga keandalan jaringan:
Personel Gabungan: 1.170 orang disiagakan.
Posko Siaga Keandalan: 33 posko tersebar di seluruh NTT.
Kendaraan Operasional: 253 unit.
Peralatan Pendukung: 151 unit peralatan siaga.
Ketersediaan material gangguan yang sangat mencukupi.

Eko Sulistyono menambahkan, pengerahan personel telah dilakukan sejak awal November untuk melakukan pemeliharaan di titik-titik prioritas, termasuk di rumah ibadah.

“Kami bekerja senyap tetapi sigap. Dengan dukungan 33 posko siaga dan ribuan personel, kami ingin memastikan setiap rumah, setiap gereja, dan setiap pusat kegiatan masyarakat tetap terang. PLN siap mendukung penuh kesiapan kelistrikan Natal dan Tahun Baru 2026,” tegas Eko Sulistyono.

Langkah pengamanan kelistrikan ini menjadi bukti nyata bahwa PLN hadir tidak sekadar menghadirkan listrik, tetapi juga menjamin kenyamanan, kebahagiaan, dan rasa aman masyarakat pada momen ibadah dan perayaan terbesar di akhir tahun. (iir)