Jemput Bola Wajib Pajak, Wali Kota Christian Apresiasi Bapenda Kota Kupang

by
Penyerahan dana operasional kepada LPM, RW dan RT lingkup Kecamatan Kelapa Lima. (iir)

BERITABUANA.CO, KUPANG – Wali Kota Kupang, Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), atas inovasinya jemput bola kepada para wajib pajak.

“Ini pertama kalinya Bapenda melakukan jemput bola,” ujar Christian Widodo saat hadiri Pekan Pelayanan Pajak di Kantor Kecamatan Kelapa Lima, Selasa (1/7/2025).

Dikatakan Christian Widodo, Bapenda mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Program ini akan terus dilakukan hingga 5 tahun kedepan.

“Jadi masyarakat atau wajib pajak, tidak perlu lagi datang ke kantor Bapenda, cukup datang ke kantor kecamatan di wilayahnya” ujar Christian Widodo.

Diakui Christian Widodo, ini sebagai bukti bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang bukan lagi berperan sebagai orang yang memerintah, tapi orang yang melayani.

“Pemerintah adalah melayani tugas penting ini. Dan saya apresiasi juga jajaran Bapenda, akan turun ke kelurahan-kelurahan bila sudah selesai di enam kecamatan,” tambah Christian Widodo.

Bahkan Bapenda juga memberikan sembako, kata dia, bagi wajib pajak yang membayar menggunakan Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS).

“Pemberian sembako ini untuk memotivasi, supaya wajib pajak merasa dihargai, ketika mereka tepat waktu membayar pajak,” jelas Christian Widodo.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Kota Kupang, Pah B.S. Messakh menjelaskan, Kelapa Lima ini merupakan kecamatan ke lima diselenggarakannya Pekan Panutan Pajak Kota Kupang.

“Dimana tahun-tahun sebelumnya, Pekan Panutan Pajak hanya dilaksanakan sekali, itupun di kantor Bapenda Kota Kupang,” papar Pah Messakh.

Tetapi sejak kepemimpinan Wali Kota Christian Widodo, lanjut Pah Messakh, dilakukan keliling di enam kecamatan yang ada. Dan selanjutnya pelayanan pajak akan turun di kelurahan-kelurahan.

“Kami turun ke kelurahan untuk penagihan pajak, dengan melihat kelurahan mana yang tunggakannya paling tinggi, disana tim akan datang,” jelas Pah Messakh.

Kata dia, kegiatan tersebut sebagai wujud mendekatkan pelayanan kepada wajib pajak, sehingga tidak ada lagi yang menunggak atau tidak mencintai pembangunan Kota Kupang.

“Membayar pajak, adalah bentuk kepedulian terhadap pembangunan. Sehingga kita terus mendekat, bahkan sampai ke kelurahan,” tambah Pah Messakh.

Diakui Pah Messakh, sembako yang diberikan kepada wajib pajak yang membayar dengan QRIS ini, merupakan kerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan NTT.

Acara ditutup dengan penyerahan dana operasional bagi LPM, RW dan RT, serta piagam kepada wajib pajak yang taat membayar tepat waktu. (iir)