BERITABUANA.CO, SURABAYA – Dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Amerika Serikat ke 249, diharapkan hubungan bilateral dengan Indonesia, senantiasa harmonis dan memberikan manfaat yang besar bagi kedua negara.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma disela-sela perayaan HUT Amerika Serikat di Surabaya, Selasa (17/6/2025).
“Putra putri dan para pelajar NTT, juga banyak yang alumni perguruan tinggi ternama di Amerika, termasuk yang sedang studi dan ada beberapa pekerja di berbagai sektor,” ujar Jhoni Asadoma.
Kiranya hal ini, kata Jhoni Asadoma, khususnya koneksi dalam bidang pendidikan ini juga memberikan kontribusi positif bagi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan di NTT.
“Pemerintah Provinsi NTT sendiri, akan terus menjalin hubungan diplomatik dan kerja sama internasional, di berbagai sektor guna mendorong pembangunan yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam mewujudkan NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” tandas dia.
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher Green, mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran para tamu, dan menekankan pentingnya kerja sama diberbagai bidang yang berkelanjutan antara kedua negara.
“Kami merayakan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat lebih awal di Indonesia, di Surabaya malam ini. Seperti diketahui, Amerika Serikat mendeklarasikan kemerdekaannya pada 4 Juli 1776. Momentum ini menjadi simbol penting untuk terus memperkuat kerja sama dan persahabatan antar negara,” ucap Christopher Green.
Dikatakan dia, hubungan Indonesia dan Amerika Serikat adalah juga dinamis dan menjanjikan, jadi malam ini tidak hanya merayakan kemerdekaan Amerika Serikat. Tapi juga sebagai wujud tanda hubungan yang terus tumbuh dengan Indonesia.
“Kemitraan ini juga membuat negara kita lebih aman, kuat dan sejahtera. Amerika Serikat juga memiliki komitmen dengan Indonesia, dalam menghadapi berbagai tantangan dan mencapai tujuan bersama di berbagai bidang, serta, membangun masa depan yang mengedepankan rasa saling menghormati,” jelas Christopher Green yang juga akrab disapa Cak Cris. (*/iir)







