BERITABUANA.CO, JAKARTA – Menyusul terpilihnya Dr. Ferry Joko Juliantono SE AK., M.Si sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) yang mengganti Irawati Hemawan SH., MH melalui Musyawarah Besar (Mubes) XI IKA Unpad, di Bandung pada 7 Desember 2024 lalu, kini Kang Ferry (sebutan bagi alumni Unpad) telah melengkapi dan melantik susunan kepengurusan baru.
Seperti diketahui, Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran adalah organisasi yang menghimpun para alumni Universitas Padjadjaran yang memiliki tujuan untuk memperkuat jaringan antar alumni, serta memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa melalui berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan ekonomi. IKA UNPAD juga berperan aktif dalam memberikan pemikiran dan kontribusi nyata dalam berbagai sektor kehidupan.
“Pelantikan ini sebagai momentum penting bagi Ikatan Alumni Unpad untuk berperan pada kancah nasional dan international. Soliditas, semangat untuk berkontribusi terhadap negara serta cita-cita nasional menjadi hal terpenting. Selain itu, kolaborasi dan sinergitas antar alumni yang kini berada berkiprah pada berbagai sektor merupakan kekuatan besar untuk memajukan bangsa dan negara,” ujar Kang Ferry yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Minggu (9/2/2025), di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Ferry juga mengingatkan, sebagai bagian dari civitas akademik Unpad, alumni Unpad memiliki kewajiban untuk terus berperan dan berkontribusi dalam mewujudkan kemakmuran bagi segenap bangsa, keadilan dan kesejahteraan rakyat.
Adapun susunan kepengurusan IKA UNPAD kali ini berasal dari berbagai sektor, yang terdiri dari pejabat pemerintahan, profesional, wiraswasta, dan banyak sektor lainnya.
Sebelumnya, saat berkampanye pemilihan di Bandung lalu, Kang Ferry setidaknya telah menyampaikan empat program prioritas yang akan dijalankan sebagai Ketua Umum IKA UNPAD.
\
Pertama, program pendataan alumni yang berbasis digital. Diperkirakan jumlah alumni Unpad saat ini sekitar 300 ribuan orang. Untuk itu, diperlukan segera digitalisasi pendataan alumni guna memudahkan komunikasi, kerjasama serta pertukaran informasi diantara sesama alumni.
Kedua, dukungan bagi para mahasiswa dan alumni berprestasi untuk dapat melanjutkan pembelajaran pada jenjang pendidikan lebih lanjut, dari tingkat S-1 sampai S-3.
Ketiga, inisiasi Unpad Career Center, guna memberikan support bagi para alumni Unpad dalam rangka peningkatan kompetensi untuk memasuki dunia kerja, maupun memperoleh akses ke dunia professional.
Dan keempat, adalah pembentukan Koperasi IKA Unpad. Dengan jumlah alumni yang sangat besar serta jejaring luas yang dimiliki oleh para alumni, diperlukan wadah bersama yang dapat menjadi sarana pengembangan ekonomi para alumni Unpad. Wadah yang dipandang paling tepat untuk mewujudkannya ialah koperasi.
Selain melantik Pengurus Pusat IKA UNPAD periode 2024-2028, acara yang dihadiri sekitar 500 lebih alumni juga diadakan Forum Dialog Kebangsaan. Dimana dialog kebangsaan kali ini mengusung tema “Penegakan Kembali Ekonomi Pancasila Menuju Keadilan Sosial di Indonesia”.
Melalui forum dialog tersebut diharapkan dapat menggali potensi dan berupaya untuk memahami konsep dan implementasi Pancasila. Selain itu, juga membangun kolaborasi berbagai sektor dalam mewujudkan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan antar alumni Unpad dan kampus Unpad.
Mengingat, ekonomi Pancasila merupakan sistem ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, yang bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial, kemakmuran, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Terlebih dalam konteks pembangunan nasional, ekonomi Pancasila menjadi fondasi penting untuk menciptakan tatanan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Sebagai narasumber dalam forum diskusi dan dialog tersebut, adalah Rini Widyantini, S.H., M.P.M. (Menteri PAN RB). Dony Oskaria, S.IP., MBA. (Wakil Menteri BUMN), Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D. (Wakil Menteri Dikdasmen), Yovie Widiyanto (Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif dan Arief Suditomo (Direktur Metrotv) Oisa







