BERITABUANA.CO, JAKARTA- Pihak Istana Kepresidenan memberikan penjelasan terkait alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menghabiskan masa jabatannya dengan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
“Istana Garuda tempat presiden bekerja sebagai kepala pemerintahan sudah bisa digunakan. Jadi wajar jika presiden ingin merasakan bekerja di Istana Garuda sebelum estafet pemerintahan diserahkan kepada presiden berikut ya. Bagaimanapun ini legacynya beliau,” kata Kepala Presidential Communication Officer (PCO), Hasan Nasbi lewan pesan singkatnya di Jakarta, Senin (9/9/2024).
Hasan mengungkapkan, meski berkantor di IKN, Jokowi nantinya juga akan melakukan kunjungan kerja sebagaimana bisanya. Sisanya, Jokowi akan berbagai kegiatan dengan Wakil Presiden.
“Presiden tetap bisa melakukan kunjungan kerja ke daerah lain dengan berangkat dari Ibu Kota Nusantara. Namun mendelegasikan beberapa agenda ke wakil presiden juga dimungkinkan,” ucapnya.
Saat disinggung apakah Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet terakhir sebelum masa jabatan tuntas, Hasan menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi. Sebab, hal itu menjadi hak prerogratifnya.
“Itu sepenuhnya hak prerogatif presiden. Jabatan kabinet yang kosong menjelang 20 oktober nanti bisa diisi Plt maupun pejebat definitive,” tutupnya. (tim)






