Paket Solid Hadirkan Bumi Baru dan Langit Baru di Sabu Raijua

by
Pasangan Paket Solid usai pertemuan dengan masyarakat Liae Sabu Raijua. (Foto: ist)

BERITABUANA.CO, KUPANG – Melalui visi misinya, Paket Solid pasangan Balon Bupati Sabu Raijua, Simon Dira Tome dan Balon Wakil, Deni Dady Lado akan hadirkan Bumi Baru dan Langit Baru bagi masyarakat di Sabu Raijua.

“Sampaikan kabar baik ini, bahwa bersama Paket Solid akan melihat Bumi Baru dan Langit Baru di Sabu Raijua,” tegas Simon Dira Tome saat pertemuan dengan masyarakat di Sabu, Rabu (24/7/2024).

Dikatakan Simon Dira Tome, Sabu Raijua akan menunjukan kepada dunia luar, bahwa mampu melakukan tanam dan panen di musim panas, mengingat musim kemarau lebih panjang dibandingkan musim penghujan.

“Sekalipun daerah kita kering, tetapi dengan upaya-upaya yang dilakukan, kita bisa keluar dari persoalan kemiskinan atau kurang makan di tempat ini,” tegas Ketua DPRD Sabu Raijua ini.

Hal ini sudah dibuktikan, kata Simon Dira Tome, dengan mendatangkan Menteri Pertanian untuk melakukan panen perdana di lahan tanam musim panas di Liae.

“Waktu itu panen perdananya tanam di musim panas, kita datangkan menteri. Dan Liae itu jadi percontohan. Liae dikenal dengan daerah kering, kita bisa panen di musim panas,” kata Simon Dira Tome.

Diakui Simon Dira Tome, program ini pernah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua saat itu, dengan sangat luar biasa, dan kerja keras itu terbukti dari peningkatan Pendapatan Asli  Daerah (PAD) yang cukup melonjak, dari Rp 320 juta, di akhir tahun 2016 itu sudah mencapai Rp 46 Miliar lebih.

“Dalam posisi itu, pemerintah lebih leluasa membantu para petani dan nelayan, baik pupuk, bibit maupun bangun embung-embung dan bantuan peralatan mesin pertanian. Semua bisa dilakukan karena daerah kita mampu menghasilkan uang sendiri,” papar Simon Dira Tome.

Tetapi setelah masuk tahun 2017, lanjut Simon Dira Tome, kondisi tidak bisa dipertahankan oleh pemerintah yang melanjutkannya, menyebabkan keterpurukan di segala bidang.

“Hal ini kita lihat dari PAD, dari Rp 46 Miliar lebih, itu terus mengalami penurunan dan akhirnya di tahun 2023 kemarin PAD tinggal Rp 24 miliar saja. Itu kondisi yang dialami. Sehingga begitu banyak kesulitan yang harus kita hadapi,” tandas Simon Dira Tome.

Maka dengan kondisi ini, lanjut Simon Dira Tome, mendorong  untuk meninggalkan kursi Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua, dan putuskan untuk maju bertarung menjadi Bupati bersama-sama dengan Deny Lado.

“Mestinya saya kembali menjadi Ketua DPRD periode 2024-2029 nanti, karena kemarin Golkar Sabu Raijua berhasil raih suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif pada Februari 2024 lalu, tetapi harus saya lepas, karena kondisi Sabu Raijua yang begitu memprihatinkan,” ungkap dia.

Menurut Simon Dira Tome, keputusan ini tidak datang begitu saja, tapi pasangan ini sudah mempersiapkan program dan kegiatan secara baik.

“Kami putuskan itu karena sudah memiliki ide dan gagasan, ide dan gagasan  ini diramu, sehingga menjadi visi misi pembangunan Sabu Raijua 5 tahun ke depan,” pungkas Simon Dira Tome. (iir)