Bencana Longsor di Cilacap Puluhan Rumah Rusak, Belum Ada Korban Jiwa

by
Longsor Cilacap. (Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, CILACAP – Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), menyebabkan puluhan rumah rusak.

Menurut Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, sementara terdata ada 71 rumah yang ditinggali 213 jiwa dari 75 KK terdampak longsor yang terjadi setelah hujan deras selama lima jam, Kamis (31/3/2022).

Dia mengatakan berdasarkan laporan perkembangan kaji cepat dari lapangan per Jumat (1/4/2022) pukul 22.30 WIB, total ada 92 orang pengungsi di SDN 04 Kutabima. Ada juga sebagian warga yang memilih mengungsi di rumah tetangga maupun sanak saudara.

Selain pengungsian, tim gabungan juga mendirikan dapur lapangan di rumah warga yang berada tepat di depan lokasi pengungsian SD Negeri 04 Citulang.

Bantuan logistik lain berupa beras, mi, kopi, gula, teh, dan lainnya juga telah diberikan kepada warga terdampak.

BPBD Kabupaten Cilacap bersama instansi terkait dan relawan terus mengupayakan keselamatan warga atas bencana tanah longsor yang terjadi di 17 titik lokasi di Desa Kutabima. Tim juga mengupayakan pembersihan material longsoran yang menutup akses jalur antar desa menggunakan peralatan seadanya dan alat berat jenis eskavator.

Warga Sakit Stroke Dievakuasi
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Cilacap bersama Bhabinkamtibmas, relawan, dan masyarakat setempat mengevakuasi seorang warga penyintas bencana longsor yang mengalami stroke ke lokasi pengungsian di SD Negeri 04 Citulang, Jumat (1/4).

“Upaya evakuasi itu dilakukan menggunakan tandu darurat dari dua helai kain sarung yang dikaitkan dengan batang kayu, kemudian dibawa secara bergantian oleh tim melewati medan terjal berupa jalan yang tertimbun material longsor dengan berjalan kaki,” jelasnya, Sabtu (2/4/2022)

Dalam laporan visual, tampak penyelamatan itu dilakukan sangat hati-hati. mengingat jalur yang dilalui dari kediaman penyintas menuju pengungsian masih basah dan licin, tertutup lumpur bercampur air dengan ketebalan bervariasi. Beberapa kali tim gabungan sempat hampir terjatuh karena kehilangan keseimbangan, namun hal itu dapat diantisipasi dengan bantuan personel lain yang bergegas membantu.

Hasil kaji cepat tim Badan BPBD Kabupaten Cilacap per Jumat (1/4), tercatat, ada 3 unit rumah tertimbun, 2 unit rumah rusak berat, 3 unit rumah rusak ringan, dan 49 unit rumah terancam longsor. Selain itu ada 1 unit jembatan ambruk, sawah seluas 2 hektare, dan perkebunan seluas 2 hektare juga terdampak longsor. (CAP)