BERITABUANA.CO, JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat aplikasi Samsat Digital Nasional atau Signal telah diunduh sebanyak 36.531 pengguna sejak pertama diujicobakan Juni 2021 hingga 13 Agustus 2021.
Capaian ini mendapat respon positif Ketua Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi yang disampaikannya lewat keterangan tertulis, Minggu (22/8/2021).
Menurut Edi Homaidi, diluncurkannya aplikasi Signal, merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan masyarakat agar terhindar dari Covid-19. Karena melalui aplikasi Signal, masyarakat tidak harus keluar rumah untuk melakukan pengesahan STNK tahunan, Pembayaran Pajak Ranmor dan SWDKLJ.
“Karena itu, upaya yang dilakukan Polri ini patut mendapat apresiasi dan tentunya juga dukungan dari semua pihak. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 ini, sangat memudahkan masyarakat dan tidak harus berinteraksi,” sebutnya.
Edi Homaidi juga mengatakan, Signal adalah bagian dari program 100 hari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo Msi, untuk mewujudkan Polri yang PRESISI yaitu; Polri yang mampu memprediksi kebutuhan masyarakat ke depan, memiliki rasa tanggung jawab sosial serta sekaligus mampu bekerja secara transparan yang berkeadilan.
“Maka menurut saya, Signal ini adalah implementasi dari Transformasi Polri dibidang pelayanan dengan menampilkan pelayanan yang modern dan berkualitas,” pungkas eksponen Hinpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu.
Sebelumnya Kasubdit STNK Korlantas Polri, Kombes Pol Taslim Chairuddin dalam keterangan tertulisnya, mengatakan pihaknya melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana kesiapan aplikasi Signal sebelum diluncurkan secara resmi Agustus ini.
“Berdasarkan hasil evaluasi sampai dengan hari ini tgl 13 Agustus 2021, jumlah yang mengunduh 36.531 pengunduh, jumlah yang mendaftarkan kendaraan 18.860, jumlah yang bertransaksi dan berhasil sampai dengan pembayaran 5.131 dengan nilai PKB Rp6,9 Miliar dan nilai SWDKLJ Rp403 Juta,” kata Taslim. (Jimmy)







