BERITABUANA.CO, MADINAH- Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Haji dan Umrah RI, Ade Muhtar melakukan peninjauan langsung terhadap akomodasi serta layanan konsumsi jemaah haji Indonesia.
Ia telah mendengar laporan dari Kepala Sektor 1 Daerah Kerja Madinah, Ramlan Sudarto. Di antaranya terkait proses pergeseran jemaah ke Makkah yang disebut baik dan lancar.
Ade Muhtar menyatakan secara keseluruhan pelayanan untuk jemaah haji berjalan baik, meski pihaknya terus mencari titik kesempurnaan.
“Alhamdulillah kita menemukan bahwa pelaksanaan yang selama ini disampaikan bagus, memang kita sama-sama saksikan telah berjalan dengan baik,” ujar Ade Muhtar saat kunjungan ke Sektor 1 Madinah, Jumat (8/5/2026) sore waktu setempat.
Diakuinya, tantangan utama saat ini adalah pendorongan atau pergeseran jemaah dari Madinah ke Makkah yang padat.
Hari ini saja Sektor 1 mendorong 13 kloter ke Makkah secara bersamaan, sehingga membutuhkan tambahan tenaga petugas PPIH dan umal (porter) yang memadai.
Namun, ia mengapresiasi kesiapan petugas PPIH yang telah menjalani pelatihan intensif selama hampir satu bulan sebelumnya di tanah air.
Dilakukan Bertahap
Ketua Sektor 1 Daker Madinah Ramlan Sudarto, menjelaskan sepanjang Jumat (8/5) kemarin terdapat 13 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan menuju Makkah Al-Mukarramah.
“Proses pendorongan jemaah dimulai sejak dini hari secara bertahap guna memastikan kelancaran mobilisasi,” katanya.
Pendorongan 13 kloter itu pun tergolong cukup banyak. Akan tetapi kali ini berangsur menurun. Jumlah petugas yang tidak sebanding dengan kuantitas jemaah bisa menjadi hambatan dalam memberikan layanan.
Beruntung, meski jumlah kloter yang harus digeser menuju Makkah tergolong tinggi, namun sudah tidak ada kloter kedatangan. Kedatangan jemaah kini memasuki gelombang kedua yang langsung menuju Makkah.
“Kemarin ketika masih ada kedatangan, petugas cukup terkuras karena kerap bersamaan dengan pendorongan. Alhamdulillah kini hanya fokus ke pendorongan jemaah menuju Makkah. Besok juga sudah tidak akan sebanyak hari ini,” imbuhnya. (Fadloli/Media Center Haji 2026)







