BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan dukungan eksplorasi (lifting) kilang minyak dan gas oleh Pertamina, untuk mencapai ketahanan energi nasional tercapai.
“Kita harus bisa menjawab yang menjadi tantangan bangsa kita selama ini. Trilema Energy, yaitu mengenai Energy Security (ketahanan energi), Energy Affordability, (keterjangkauan biaya energi), serta Energy Environmental Sustainability (keberlanjutan energi lingkungan hijau). Terkait dengan keberlanjutan Energy dan rencana kita untuk mengembangkan energi di Indonesia, ” kata Ibas dalam Kunjungan Spesifik Komisi XII DPR ke Pertamina EP Tambun Field, Bekasi, Jumat (8/11/2024).
Dalam kunjungan tersebut, Ibas mengungkapkan setidaknya ada empat ribu lebih sumur berpotensi tinggi untuk dieksplorasi di Indonesia. Ia menilai, Pertamina bisa bekerjasama dengan pihak swasta untuk eksploitasi kilang sumur tersebut.
“Kita punya rekan di Indonesia misal Exxon dan lainnya itu bisa menjadi rekan banding kita untuk mempersiapkan agar Pertamina bisa sama hebatnya dalam produksi dengan biaya lebih kompetitif,” sebut Ketua Fraksi Partai Demokrat tersebut.
“Tentunya kita juga ingin kalau semuanya efisien, Ketahanan dan Energi Baru terbarukan itu juga bisa tercapai, supaya subsidi kita yang besar lebih tepat sasaran. Dimana kita ketahui ruang fiskal sangat kita butuhkan untuk program prioritas lainnya, apakah itu ketahanan pangan, ketahanan energi dan pembangunan infrastruktur. Untuk itu, diperlukan good governance dari Pertamina, SSK Migas, dan semuanya untuk mengurangi beban pembiayaan yang ada selama ini,” papar Ibas.
Meski mendorong eksplorasi sumur baru, Ibas tetap menekankan pentingnya menjaga lingkungan sekitar tetap hijau.
“Berkaitan dengan lingkungan, kami sepakat setiap area-area yang berhubungan dengan sektor migas harus tetap hijau. Apalagi dalam waktu dekat, akan ada kunjungan COP29 yang akan dilakukan di Azerbaijan,” tegas Ibas yang juga menjabat sebagai wakil ketua MPR RI tersebut.
“Kita ingin menjadi percontohan bahwa Indonesia bisa melakukan eksplorasi dan produksi migas, namun juga tetap dekat dengan lingkungan. Kita bisa menjadi juara, tidak hanya di Asia Pasifik, tapi bahkan di dunia,” pungkasnya. (Jal)







