Sufmi Dasco: Jokowi Puji Menhan, Karena Puas Kinerjanya

by
Sufmi Dasco
Wakil Ketua DPR RI dari F-Gerindra, Sufmi Dasco. (Foto: Istimewa)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad buka suara terkait pujian Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Bos-nya Prabowo Subianto. Kata Dasco, pujian tersebut bukan dimaksudkan supaya menang dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

“Lagi pula, Presiden Jokowi tidak hanya memuji Prabowo Subianto yang menjabat Menteri Pertahanan, tetapi disampaikan juga kepada yang lain. (Pujian) bentuk ungkapan yang  memang diberikan presiden yang puas atas kinerja terhadap pembantunya,” ungkap Sufmi Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Kalau pun kemudian publik mengkaitkan pujian Jokowi ke Prabowo dengan kontestasi pilpres, Dasco menyatakan bahwa masyarakat yang memiliki hal pilih sudah cerdaa.

“Ya, saya pikir juga  pemilih kita juga sudah cerdas dan bahwa 15 persen kemudian mengikuti apa yang disampaikan Presiden, tetapi kan  selebihnya pasti akan melihat sejauh mana kinerja menteri-menteri yang dipuji pak Jokowi apakah nanti masih bisa bertambah kinerjanya atau nanti pas pilpres malah ngga bertambah kan gitu,” papar dia lagi.

Dengan demikian katanya menambahkan, Prabowo Subianto tetap fokus untuk bekerja menjalankan tugasnya sebagai pembantu presiden di bidang pertahanan. Hal ini dikaitkan sebagai komitmen, yang kemudian disampaikan ketika akan melakukan rekonsiliasi dan kemudian menerima jabatan sebagai Menhan.

Wakil Ketua DPR RI ini juga menanggapi rencana Jokowi yang akan pulang kampung di Solo, Jawa Tengah setelah selesai bertugas sebagai Presiden RI periode 2019-2024. Menurut Dasco, apa yang disampaikan Jokowi adalah rencana sendiri sesudah 2024.

“Kita serahkan kepada beliau, dan ada tidak ada juga batasan-batasan didalam UU yang  mengatur bahwa presiden yang sudah  selesai masa jabatan,  itu kemudian tidak boleh beraktivitas selain di bidang lingkungan misalnya,” ujar Dasco.

Meski demikian, ia mengapresiasi Presiden Jokowi yang telah mempunyai rencana pribadi setelah 2024, dan apa pun rencana nya diserahkan kepada Jokowi sendiri.

“Ya, kita apresiasi apa yang disampaikan pak Jokowi, namun apakah itu kita liat perkembangan keadaan dan situasi serta 2024 tentunya kan begitu,” imbuhnya. (Asim)