BERITABUANA.CO, BANDUNG – Bertambah lagi akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menyediakan program Pinjaman Modal Bergulir Tanpa Bunga dan Tanpa Jaminan melalui BPR Kerta Raharja. Plafon bertahap mulai Rp2 juta hingga Rp10 juta. Sasarannya membantu masyarakat mengembangkan usaha.
Dalam keterangannya yang dikutip Senin (24/8/2026), Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pembiayaan diberikan secara bertahap. Yakni Rp2 juta pada tahap awal, kemudian meningkat menjadi Rp5 juta hingga Rp10 juta sesuai perkembangan usaha dan kelayakan penerima.
“Ada program pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Tahap awal Rp2 juta, lulus Rp5 juta, sampai Rp10 juta tanpa bunga dan tanpa jaminan,” kata Bupati Dadang Supriatna.
Program akses pembiayaan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh tambahan modal usaha sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman informal yang dapat membebani warga.
Data Satu Data Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 1.999 UMKM mendapatkan fasilitasi kegiatan pemberdayaan UMKM pada 2025.
Satu ha, selain program permodalan, Dadang mengajak masyarakat meningkatkan kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu sumber pendapatan daerah untuk mendukung pembiayaan pembangunan.
Penerimaan pajak yang dihimpun pemerintah daerah akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, pelayanan publik, serta program peningkatan kesejahteraan.
Pemkab Bandung berharap akses pembiayaan tanpa bunga dan tanpa jaminan tersebut dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di daerah.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada dalam bentuk pembangunan dan berbagai program pelayanan. Karena itu, mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran membayar pajak,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna. (OSC).






