Majelis Kehormatan dan Pengawas Notaris Harus Bersikap Obyektif, Transparan dan Profesional

by
by

ERITABUANA. CO, JAKARTA – Plt Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah, Joko Martanto menegaskan, tugas dan fungsi Majelis Kehormatan Notaris maupun Majelis Pengawas Notaris sangat berperan penting dalam melakukan pengawasan prilaku para notaris. Sehingga pelanggaran kode etik notaris saat pembuatan Akta Otentik dapat diminimalisir demi mewujudkan kepastian, ketertiban, dan perlindungan hukum di Masyarakat.

Demikian disampaikan Joko Martanto dalam kegiatan rapat koordinasi Majelis Pengawas Wilayah Notaris (MPWN), Majelis Kehormatan Notaris Wilayah (MKNW) dan Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Se Provinsi Kalimantan Tengah. Jumat (21/6/2024), di Hotel Best Western Batang Garing Palangka Raya, Kalteng.

Selanjutnya, Joko mengingatkan pentingnya peran lembaga pengawas notaris untuk di ketahui khalayak luas, sehingga masyarakat yang akan melaporkan tindakan melanggar hukum notaris dapat tepat sasaran.

“Saya berharap agar seluruh peserta kegiatan yang tergabung dalam keanggotaan majelis ini dapat mensosialisasikan keberadaannya kepada instansi-instansi terkait maupun masyarakat,” ujar Joko.

Selain itu, Plt Kakanwil juga meminta anggota majelis harus mempunyai kompetensi yang tinggi dalam melakukan pembinaan dan pemeriksaan terhadap notaris dengan mengedepankan sikap profesionalisme.

“Jangan ada keberpihakan terhadap pelapor maupun terlapor. Jadi sebelum dilakukan pemeriksaan, harus diteliti terlebih dahulu bagiamana latar belakang pelapor maupun terlapor, apakah memiliki hubungan kekerabatan dengan tim pemeriksa. Ini sangat penting dalam menjaga netralitas dan profesionalitas tim pemeriksa,” ujar Joko yang juga masih menjabat Kadiv Administrasi Hukum Umum Kanwil Kemenkumham ini.

Karena itu, dia meminta setiap anggota MKNW, MPWN dan MPDN untuk selalu melaksanakan tugasnya secara profesional dan optimal.

“Lakukan pengawasan dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta selalu melakukan komunikasi yang intens dengan Kantor Wilayah”, ujar Joko Martanto menandaskan.

Setelah kegiatan dibuka Plt. Kakanwil Kemenkumham Kalteng juga dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi serta tanya jawab guna mengoptimalisasikan pemahaman tugas dan fungsi Majelis Kehormatan Notaris dan Majelis Pengawas Notaris di wilayah Kalimantan Tengah.

Tujuannya untuk meminimalisir pelanggaran kode etik notaris dalam pembuatan Akta Otentik, sehingga tercipta kepastian, ketertiban, dan perlindungan hukum bagi Masyarakat.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Muhammad Mufid, para Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas serta seluruh peserta Rakor anggota MKN Kalteng, anggota MPW Notaris Kalimantan Tengah dan anggota MPD Notaris, Sekretaris MPD Notaris dan Tim Sekretariat MKNW maupun MPWN Kalimantan Tengah.

kegiatan juga menghadirkan 2 (dua) narasumber yakni, dari Majelis Pengawas Pusat Notaris, Winanto Wiryomartani dan Majelis Pengawas Wilayah Notaris Kalimantan Tengah, Pioni Naviari. Oisa