Ustadz Abdurrahman: Orang Mampu Boleh Mendapat Daging Kurban

by
Ustadz Muhammad Abdurrahman saat memantau kegiatan pemotongan hewan kurban. (Foto: iir)

BERITABUANA.CO, KUPANG – saat ini daging qurban bukan hanya dibagikan kepada kaum Dhuafa saja dan pemilik hewan kurban, tetapi juga orang mampu boleh.

Demikian diungkapkan Pimpinan Masjid At Taqwa Kupang, Ustadz Muhammad Abdurrahman disela-sela pemotongan hewan kurban.

“kita berkurban sekarang ini bukan lagi seperti dulu, meskipun lebih menitikberatkan kepada kaum Dhuafa dan fakir miskin, tapi orang mampupun boleh mendapatkan,” jelas dia.

Disamping itu, jelas Abdurrahman, bukan hanya untuk kaum muslimin, agama lain juga bisa diberikan.

“Kalau pemilik hewan kurban, daging yang didapat yakni sepertiga bagian, dari hewan kurbannya,” papar Abdurrahman.

Diakui Abdurrahman, untuk Idul Adha tahun ini hewan kurban berjumlah 18 ekor, terdiri dari tiga sapi dan 15 kambing.

“Memang kita batasi, karena keterbatasan tenaga yang mengurus pemotongan,” tandasnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Petua Paguyuban Pasundan Mangle Kupang, Fredy Prijatna mengungkapkan, kegiatan baru dilakukan di hari kedua, karena anggotanya ada kesibukan di masjidnya masing-masing.

“Hari Tasriq sampai tiga hari, jadi kalau dilaksanakan hari ini tidak masalah,” tegas Fredy Prijatna.

Dikatakan Fredy Prijatna, pemotongan hewan kurban sudah menjadi agenda tetap Paguyuban ini, dimana hewan kurban berasal dari anggota dan bantuan dari tempat lain.

“Harga sapi antara Rp 12,5 juta – Rp 4 Juta, yang merupakan tabungan dari anggota. Satu sapi bisa atas nama tujuh orang,” kata dia.

Untuk tidak memberatkan anggota, lanjutnya, mereka bisa menabung dari awal.

Masjid Nurul Iman
Sedangkan Ketua Yayasan Masjid Nurul Iman, Ismail Kasim menegaskan bahwa untuk tahun ini hewan yang terkumpul mencapai 16 ekor sapi.

“Seluruhnya berjumlah 16 ekor, dua ekor diantaranya kami kirimkan ke masjid yang tidak ada hewan kurbannya,” tambah Ismail Kasim.

Dibandingkan tahun lalu, lanjut Ismail Kasim, jumlah hewan kurban mengalami penurunan, dimana Idul Adha 2023 mencapai 22 ekor.

Pengurus Masjid Al Faidah Oesapa, Masri mengungkapkan, daging hewan kurban selain dibagikan kepada fakir miskin dan kaum dhuafa, juga masyarakat sekitar masjid.

“Kita tidak membedakan suku maupun agama, yang memang layak untuk kita kasih, maka akan diberikan kepada mereka,” tandas Masri.

Menurutnya, agar pembagian berjalan lancar, maka setelah didata akan diberikan kupon, yang harus dibawa ketika mengambil daging kurban. (iir)