Agustus 2021, NTT Alami Deflasi 0,58 Persen

by
IMG-20210901-WA0075_copy_491x332
Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus

BERITABUANA.CO, KUPANG – Selama Agustus 2021, akibat penurunan indeks harga pada dua kelompok pengeluaran, sehingga Provinsi NTT alami Deflasi mencapai 0,58 Persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,76.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Darwis Sitorus melalui jumpa pers virtual, Rabu (1/9/2021).
“Dari 11 Kelompok Pengeluaran, dua kelompok terjadi penurunan indeks harga, yang mengakibatkan NTT Deflasi,” ujar Darwis Sitorus.

Kedua kelompok tersebut, kata Darwis Sitorus, yakni Kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -1,77 Persen dan Kelompok pakaian dan alas kaki -0,10 Persen.
“Kota Kupang mengalami deflasi sebesar 0,56 persen , Kota Maumere mengalami Deflasi sebesar 0,89 Persen dan Kota Waingapu mengalami Deflasi sebesar 0,45 Persen,” rinci Darwis Sitorus.

Pada kesempatan yang sama, Darwis Sitorus juga memberikan penjelasan terkait Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Provinsi NTT, dimana pada bulan Juli 2021 mengalami penurunan sebesar 20,35 persen, turun 21,04 poin dibanding TPK Juni 2021 yang sebesar 41,39 persen.

“Pada bulan Juli 2021, jumlah tamu yang menginap jumlahnya mencapai 15
753 Orang, dengan rincian 15.481 Orang tamu Nusantara dan 272 Orang tamu Mancanegara,” kata Darwis Sitorus.

Diakui Darwis Sitorus, untu lama menginap di hotel berbintang pada bulan Juli 2021 rata-rata selama 1,69 Hari. Dengan rincian tamu Nusantara menginap selama 1,63 Hari dan tamu Mancanegara selama 4,89 Hari.

“Terkait jumlah penumpang domestik angkutan udara yang tiba di NTT pada Juli 2021 berjumlah 41.124 orang, dan penumpang yang berangkat berjumlah 41.031 orang,” tambah Darwis Sitorus. (iir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *