Ahli Waris Mohon Keadilan Terkait Dugaan Pemalsuan Silsilah Keluarga

by -
Ahli Waris

BERITABUANA.CO, DENPASAR – Keluarga korban ahli waris dari (alm) I BIR meminta keadilan atas dugaan para pelaku pembuat keterangan palsu. Permintaan keadilan itu karena mengetahui para terduga masih bebas. Korban berharap pihak kepolisian menahan terduga pemberi keterangan palsu silsilah keluarga itu.

Salah satu ahli waris mengatakan, dirinya memohon kepada pihak kepolisian untuk meninjau kembali keputusan yang dilakukan terhadap terduga para pelaku.

“Kami mohon kepada pihak Polda Denpasar untuk meninjau kembali kasus (dugaan) pemalsuan silsilah keluarga,” kata I Made kepada Wartawan, Jumat (14/02/2020).

I Made menjelaskan, pelaku diduga memalsukan silsilah keluarga untuk menguasai hak milik yang ditinggal oleh (Alm) IBIR , dan almarhum tidak memiliki saudara seperti yang disangkakan oleh pelaku.

“(Alm) I BIR adalah anak tunggal, terlahir didalam keluarga BINOH, yang tidak memiliki saudara maka di sebut Pekak gede, orang tuannya bernama MEN BIR dan NANG BIR ,” jelasnya.

Kasus ini berawal dari pihak keluarga ahli waris atas nama I Made Jabrug melaporkan terkait dengan dugaan pemalsuan silsilah keluarga ke pihak Polresta Denpasar pada tanggal (20 /08/2014) dengan Nomor Polisi LP/433/Vlll/2014/SPKT POLDA BALI.

Sebelumnya para pelaku mengakui bahwa (ALM) I BIR anak dari Nang lekus dan Man lekus serta mengklaim atas kepemilikan peninggalan milik keluarga I Lekus.

“Mereka mengklaim melalui pernyataan (palsu) bahwa kepemilikan ‘benda’ atas nama I BIR adalah harta peninggalan Nang lekus , isi surat pernyataan itu jelas tidak benar.

Dirinya meminta keadilan kepada kepolisian khususnya Kapolda Bali untuk meninjau kembali laporan dan kasus terkait dugaan pemalsuan silsilah keluarga dan dugaan indikasi menguasai harta peninggalan keluarga (alm) I BIR.

“Kami memohon kepada Bapak Kapolda (Bali) untuk meninjau kembali laporan terkait (dugaan) pemalsuan silsilah keluarga, ” tutup I Made. (Min,)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *