Aksi Polisi Tambun Hong Kong Yang Kocak dan Jagoan

by -
Film polisi Hong Kong yang setia pada profesi untuk memulihkan ketertiban dan memberantas kriminalitas

FALLON ZHU (Donnie Yen), seorang polisi Hong Kong yang setia pada profesi untuk memulihkan ketertiban dan memberantas kriminalitas. Lantaran itu, ia selalu mengecewakan tunangannya, Chloe (Niki Chow Lai-kei), seorang artis televisi kelas dua. Suatu hari, ia berada di sebuah bank dimana terdapat aksi perampokan. Ia menghentikan perampokan bank itu, padahal ia seharusnya mengambil foto pernikahan.

Zhu harus menerima kenyataan pahit karena ia gagal menyelesaikan misi karena ia hampir saja menabrak atasannya. Pangkatnya diturunkan menjadi polisi di ruang barang bukti, bahkan Chloe yang kecewa meninggalkannya. Enam bulan bertugas di tempat yang santai dan terus makan camilan tanpa henti, berat badan Zhu yang tadinya ideal, 60 kilogram, lambat laun melonjak hingga 115 kilogram.

Di tengah memiliki tubuh tambun, koleganya Shing (Louis Cheung Kai-chung), mengirim Zhu pada sebuah misi untuk mengekstradisi buron Jepang ke Tokyo. Sampai di sana, Zhu bertemu polisi Hong Kong, Thor (Wong Jing) dan teman pemilik restorannya (Teresa Mo Shun -kwan), serta inspektur polisi Jepang, Endo (Naoto Takenaka) dan penerjemahnya (Jessica Jann). Selanjutnya, penonton disajikan adegan laga yang cepat dan mengharuskan Zhu terlibat dalam perkelahian terus menerus.

Film Enter The Fat Dragon ini merupakan remake dari film berjudul sama tahun 1978 yang dibintangi oleh aktor Hong Kong kawakan Sammo Hung, yang merupakan parodi dari film Bruce Lee, Way of the Dragon. Kedua film ini memiliki plot berbeda namun ide dan karakter yang diusung sama.
Donnie Yen membutuhkan waktu tiga sampai empat jam untuk memakai kostum setelan lemak tambahan 40 kilogram, serta rias agar wajah dan tubuh tetap terlihat tambun. Ia sempat kesulitan bernapas dan membatasi geraknya dalam melakukan adegan aksi.

Seperti dilansir The New Paper, 23 Januari 2020, Donnie harus mengenakan setelan 30 hingga 40 kilogram, “Saya tidak bisa bernapas, dan itu juga mempengaruhi kelincahan saya selama adegan aksi,” kata Donnie. Ia juga mengaku, menjadi kurang fleksibel. Tapi di balik itu, Donnie Yen justru merasa tubuhnya lebih sehat dan lebih ramping. Ini karena ketika melepas kostum tersebut, tubuh Donnie akan mengeluarkan banyak keringat. Kostum itu juga membuat ayah tiga orang anak ini harus mengerahkan kekuatan untuk bertarung.

“Ketika saya melepas kostum pada akhir hari, saya akan berkeringat seember Tetapi semakin saya mengenakan setelan itu, saya pikir saya menjadi lebih ramping dan bugar karena saya harus mengerahkan banyak kekuatan untuk bertarung di sepanjang film,” kata Donnie.

Dalam kesempatan itu, pemain film Ip Man 4: The Finale itu juga sempat mengungkap adegan yang paling menantang untuknya. Adegan itu adalah saat dia harus berakting diserang seekor anjing.

“Saya harus sangat detail dan teliti dalam kinerja dan teknik saya karena tidak ada efek khusus atau hewan nyata yang terlibat. Dan aku sangat puas dengan eksekusi itu,” tandas Donnie Yen.

Film ini menggabungkan konsep adegan laga dan komedi yang biasa disaksikan di film-film Jackie Chan. Selain menegangkan karena adegan adegan berbahaya saat berlaga, banyak adegan yang mengundang tawa. Film ini sudah dapat disaksikan di bioskop Tanah Air mulai hari ini, 24 Januari 2020.(efp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *