Soal Limbah Impor, Azis Syamsuddin Minta Aparat Bertindak Tegas

by -
Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kondisi impor limbah ke Indonesia telah memasuki fase yang mengkhawatirkan. Bahkan limbah impor itu mengandung bahan berbahaya beracun atau B3, dan kontaminan limbah plastik campuran

Atas hal itu, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap perusahaan yang mengimpor sampah ke Indonesia.

“Perusahaan yang impor sampah itu harus ditindak tegas, sesuai aturan hukum,” kata Azis seraya juga meminta agar sampah-sampah kiriman itu dipulangkan ke negara pengirimnya.

Sebab menurut Pimpinan DPR RI Koordinatir bidang Politik Hukum dan HAM (Polhukam) itu, persoalan impor sampah tidak terpisahkan dari pihak yang terlibat, yaitu eksportir negara asal dan importirnya di dalam negeri.

“Jadi, persoalan limbah ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ucap Azis Syamsuddin.

Untuk diketahui, pemerintah sendiri sedang membahas revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2016 yang mengatur tentang ketentuan impor limbah non bahan berbahaya dan beracun (Non B3).

Kebijakan itu untuk mencegah lolosnya sampah impor yang sempat masuk Indonesia ke beberapa pelabuhan karena manipulasi dokumen barang. Sampah impor terutama B3 maupun lainnya tercampur dengan produk yang masuk kategori Non B3 yang diimpor industri dalam negeri seperti kertas dan plastik. (Kds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *