Melenceng dari Pasal 33 UUD, Fahri Sebut BUMN Kini Berkompetisi dengan Rakyat

by -
Wakil Ketum Partai Gelora, Fahri Hamzah.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019, Fahri Hamzah melontarkan kritik pedas untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang hanya berfokus pada bisnis saja. Selain itu, ia juga menyebut jika BUMN kini berkompetisi dengan rakyat.

“Jika BUMN terus melakukan hal tersebut, yang terjadi adalah kapitalisme negara,” kata Fahri dihubungi wartawan, Senin (20/1/2020) saat mengkritisi mengenai tugas dan peran perusahaan ‘plat merah’ milik pemerintah tersebut.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Indonesia itu juga mengatakan, BUMN saat ini salah memahami konsep. Seharusnya, bila merujuk pada UUD pasal 33, tugas dan peran BUMN yakni ada dua, yakni kuasai Sumber Daya Alam (SDA) dan kuasai sektor produksi yang penting.

“Dua poin penting itu harus dilaksanakan oleh pelaku BUMN dengan dasar untuk kepentingan rakyat, kesejahteraan rakyat dan bukan untuk kepentingan pribadi. Jadi kalau ada orang yang mengejar keuntungan di BUMN, hal tersebut adalah sumber kekeliruan,” sebutnya.

Selain itu, Fahri mengutarakan bila saat ini BUMN hanya berfokus ingin melakukan bisnis saja, maka akan timbul sebutan Kapitalisme Negara. Dimana negara ingin berbisnis dengan cara menghadirkan ribuan anak perusahaan dan ingin mengalahkan rakyat dengan bisnis yang dihadirkan tersebut.

“Makanya mereka tumbuhkan ribuan anak perusahaan itu karena mau berkompeteisi dengan rakyat. Nah itu sudah tidak benar. Padahal, tugas BUMN itu adalah menguasai sumber daya alam dan menguasai sektor produksi yang penting, bukan memonopoli bisnis untuk cari keuntungan, itu keliru,” pungkasnya. (Kds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *