Anis Byarwati: Pansus Cocok Usut Sengkarut di Jiwasraya

by -
Anggota Komisi XI DPR dari F-PKS, Anis Byarwati.
BERITABUANA.CO, JAKARTA – Usut dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR  RI bersikeras agar DPR membentuk panitia khusus (pansus). Alasannya karena dibanding panitia kerja (panja), pansus lebih cocok untuk mengusut sengkarut di Jiwasraya.
Penegasan sikap F-PKS ini dikemukakan sala satu anggotanya yang duduk di komisi keuangan DPR RI, Anis Byarwati dalam sebuah diskusi di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (18/1/2020).
Ditegaskan Anis, fraksinya sangat mendorong dan mengusulkan (Pansus Jiwasraya), dan itu dibuktikan ketika di Paripurna pembukaan awal masa sidang kedua, 13 Januari kemarin.
“PKS paling lantang menyuarakan dibentuknya Pansus Jiwasraya,” ujar Anis seraya menegaskan kasus dugaan korupsi yang telah merugikan negara hingga Rp13,7 triliun itu tidak dapat diselesaikan melalui panja.
Kasus ini, menurut dia memerlukan ketelibatan berbagai komisi, sehingga pansus dinilai tepat menguak bobroknya perusahaan plat merah tersebut.
“Kita harus bekerja secara integratif dalam bentuk pansus. Nah mekanisme untuk lintas fraksi itu pansus. itu makanya Jiwasraya menurut kami di PKS harus dari mekanisme pansus,” tuturnya.
Selain itu dengan mekanisme pansus, DPR akan lebih mudah untuk mendalami keterangan dari pihak-pihak terkait. Sedangkan panja tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan.
“Pansus punya hak untuk memanggil dari hulu sampai hilir, dia bisa manggil orang tidak hanya dalam negeri, tapi luar negeri bisa dipanggil, kalau mereka tidak memenuhi panggilan, bisa minta bantuan polisi,” jelasnya.
Apalagi, kata Anis, saat ini sudah mulai bermuculan adanya dugaan kasus tindak pidana korupsi di perusahaan keuangan nonbank.
“Kami berharap tidak adalagi perusahaan keuangan nonbank terutama BUMN, yang mengalami keterpurukan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *