DPR Himbau Penyelenggara Pemilu Siapkan Pemilukada Dengan Baik

by -
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pimpinan DPR RI memberi perhatian pada pelaksanaan pemilihan umum Kepala daerah (pemilukada) serentak tahun 2020. Pihak penyelenggara dihimbau mempersiapkan pelaksanaan pemilukada sebaik-baiknya. Pasalnya, masih ada permasalahan yang berulang seperti tidak akuratnya data pemilih tetap (DPT), netralitas penyelenggara, dugaan adanya money politic, serta munculnya konflik horizontal dalam masyarakat.

“DPR juga menghimbau para calon kepala daerah agar aktif membangun kehidupan demokrasi, menjaga stabilitas, dan mematuhi regulasi dalam pelaksanaan pemilukada,” kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam rapat paripurna pembukaan masa persidangan II 2019-2020 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/1/2020). Ketua DPR RI Puan Maharani berhalangan hadir sehingga pidato pembukaan masa persidangan DPR ini dibacakan wakilnya.

Seperti diketahui, pada tanggal 23 September 2020, pemilukada serentak kembali digelar di 270 daerah. Rinciannya, 9 untuk pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati dan 37 pemilihan walikota.

Terkait dengan regulasi, pimpinan DPR seperti disampaikan Sufmi mendukung rencana Komisi II DPR untuk melakukan revisi terhadap UU Pemilukada agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal.

“Dengan persiapan yang maksimal, kita berharap semoga pemilukada serentak 2020 berhasil menciptakan pemerintahan yang efektif dan efisien berdasarkan kehendak rakyat,” kata Dasco.

Selain masalah pemilukada, pimpinan DPR juga menyoroti bencana banjir dan tanah longsor dibeberapa daerah di Indonesia akibat hujan deras. Dalam kaitan ini, DPR berharap pada masa tanggap darurat ini di seluruh pihak terkait dapat bersinergi dalam mengatasi segala permasalahan yang dihadapi oleh korban bencana serta tidak saling melempar tanggung jawab dan saling menyalahkan.

“Ke depan, DPR meminta agar pemerintah dan pemerintah daerah lebih memperhatikan pentingnya kesiapan menghadapi segala jenis bencana dan terus membangun kesadaran masyarakat secara kolektif dalam pengurangan resiko bencana,” ujarnya.

DPR juga menghimbau kepada anggota DPR yang daerah pemilihannya terkena bencana untuk dapat turun langsung ke masyarakat dan mengawasi penanganan bencana di dapilnya masing-masing. (Asim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *