Misteri Bayangan Putih Di Situs Ranggapati

by -
Situs Ranggapati merupakan peninggalan masa klasik di Bogor / Foto ada mirip penampakan bayangan putih mirip orang membungkuk membelakangi batu

SITUS Ranggapati pada papan nama disebutkan, merupakan tinggalan masa klasik di Bogor yang kemudian dilanjutkan melewati masa Islam hingga saat ini.

Situs ini terdiri dari tujuh buah batu berbagai bentuk. Dan telah dilindungi UU RI No.11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 61.66.67 dan Psl 77 ayat (5).

Benda Cagar budaya itu berlokasi di Jalan Batutulis Gg.Sangkuriang, Kota Bogor-Jawa Barat, tepatnya 50 meter dari belakang bekas pooll garasi truk tanki BBM.

Obyek itu oleh masyarakat setempat dipercaya sebagai patilasan seorang hakim pada pengadilan kerajaan Pajajaran semasa Prabu Siliwangi bertahta.

Kepercayaan mereka, pengaruh cerita dari sejumlah orangtua secara turun temurun, dan ditambah cerita mistis. Yang pada kenyataannya saat ini menjadi daya tarik tersendiri.

Seperti banyak orang melihat penampakan makhluk tak kasat mata berwujud sosok bayangan putih mirip manusia membawa cemeti dan sejumlah harimau keramat.

Ketika www.beritabuana.co bertandang siang hari, belum lama ini ke obyek tersebut, dan menanyakan Juru Pelihara (Jupel) situs Ranggapati kepada seorang Satpam yang bertugas menjaga bekas bengkel/Pool truk tanki.

“Jupel situs Ranggapati tidak ada di tempat. Silahkan saja berkunjung,” jawab Pardi petugas Satpam sembari menunjukan obyek situs.

Bersyukur diizinkan masuk ke obyek situs yang berada di dalam sebuah bangunan. Saat membuka pintu, semilir bau wewangian tercium.

Tak lama, tiba-tiba datang angin sepoi-sepoi, sesekali meniup kain kelambu putih yang membentengi situs.

Saat prosesi memanjatkan doa, tak kasat mata terlihat bayangan putih menerobos kain kelambu. Kain kelambu itu pun terkesan bergerak. Sembari merinding bayangan putih kejepret juga oleh kamera HP.

Sepeninggal obyek itu, lalu menghampiri Satpam, yang tengah duduk di depan pos jaga. Dia langsung tegur sapa dan menyampaikan bahwa belakangan ini situs Ranggapati sering dikunjungi peziarah dari dalam/luarkota, termasuk kalangan non muslim.

“Bahkan banyak juga peziarah hingga bermalam. Saya sendiri tidak paham persis apa yang dicari dan dimaui peziarah hingga menginap,” akunya.

Saat ditanya soal kesan keangkeran, Pardi menyampaikan bahwa energi magis disini (lokasi situs), terbilang cukup kuat.

Salah satu keganjilan terjadi, cerita Pardi, saat kontrol keliling area. Sekitar 50 meter dari pintu bangunan situs yang diterangi bohlam, tercium bau wewangian.

Ketika memandang ke arah bangunan situs, terlihat dua sosok bayangan putih seraya membawa pecut (cemeti). “Penampakan terkadang berwujud harimau melintas tapi tidak mengganggu,” kenang Satpam singkat.

Sementara, ketika bercakap dengan Satpam, Edih warga setempat, juga mantan pekerja bengkel/ pooll truk tanki tersebut ikut nimbrung dan membagi pengalaman mistisnya yang sempat melihat penampakkan hewan keramat berwujud harimau.

Di bengkel ini secara tidak langsung mempunyai pantrangan (hal yang ditabukan), misal, dilarang mengerjakan pekerjaan pada waktu malam.

“Apalagi pekerjaan yang menimbulkan bising. Pasti ada yang ganggu,” tandas Edih sembari menuturkan pengalaman kejadian melihat makhluk astral masa lalu.

Menurut Edih, penampakan di sekitar area bengkel biasanya saat suasana hening, lalu datangnya bau wangi-wangian, semilir angin dan suara seperti ranting pohon berjatuhan.

Pengalaman tak kasat mata di malam hari, ketika tengah membersihkan tangan dari bercak hitam kotoran pelumas. Tak lama kemudian, terdengar beberapa kali bunyi klakson truk tanki yang mau masuk pooll (garasi). Dan, berhenti tak jauh dari pintu gerbang.

“Awalnya sempat kesel terhadap supir yang dianggap mainkan klakson. Tapi baru melangkah keluar, terlihat seekor harimau melintas menuju arah situs dan menghilang,” tutur Edih mengenang masa lalu.

Lanjutnya, truk tanki tak lama kemudian masuk area yang mana pintu garasi terbuka, lalu mesinnya berhenti. Sedangkan supir terlihat bengong.

“Setelah sadar, supir menyampaikan melihat harimau di depan pintu gerbang pooll tengah ngadangong atau tengkurap,”  pungkas Edi. (Yan Sulivantara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *