Hipmi Sambut Positif Penunjukan Zulkifli Zaini Sebagai Dirut PLN, Tapi…

by -
Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H. Maming.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Penunjukan mantan Dirut PT Bank Mandiri, Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, disambut positif Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Mardani H. Maming.

Maming dalam keterangan persnya yang ditrerima redaksi beritabuana.co, Kamis (26/12/2019) mengatakan, sosok Zulkifli Zaini bukan orang baru di BUMN dan PLN. Karena, pria kelahiran Bukittinggi ini pernah menjabat sebagai Komisaris PLN sejak 2013 hingga April 2015.

“Kita menyambut baik penunjukan beliau. Beliau juga sebelumnya pernah menjabat sebagai direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bahkan menjadi dirut pada 2010 hingga April 2013. Jadi tentu track record ini yang dilihat oleh Menteri BUMN tentunya,” kata dia.

Kendati demikian, Maming meminta agar Zulkifli Zaini tidak mengulangi kebijakan korporasi pendahulunya, yang dinilai sangat membahayakan keuangan perusahaan di masa mendatang.

“Saran kami Pak Dirut PLN yang baru tidak mengulang kebijakan sebelumnya. Kebijakan sebelumnya sangat membahayakan keuangan perusahaan di masa mendatang,” ucapnya lagi.

Lantas, Maming pun membeberkan sepak terjang direksi sebelumnya yang terlalu berambisi membangun pembangkit listri (powerplant) secara sendiri-sendiri, tanpa lebih banyak melibatkan pihak swasta. Akibatnya, utang PLN saat ini lebih dari Rp 600 triliun.

Terkait utang PLN tersebut, menurut Maming guna menekan laju utang tersebut ada dua cara. Pertama, perkuat peran swasta di pembangkit. Ada persaingan diantara para swasta, PLN yang diuntungkan. Kedua, PLN fokus pada pengembangan dan pemeliharaan transmisi.

“Investasinya diarahkan ke sana, sehingga rasio dan kualitas eletrikfikasi terjaga dengan baik,” sarannya seraya mengingatkan kalau utang PLN saat ini sudah ‘Lampu Kuning’, dan dari sisi keuntungan, laba PLN masih belum stabil dan sangat fluktuatif.

Yang mesti diwaspadai, sebut Maming adalah keuangan PLN ini jangan sampai merembet ke mana-mana.

“Pak Zul yang tahu ini. Mungkin karena beliau bankir, Pak Erik minta beliau selesaikan dan lokalisir,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir resmi menunjuk Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PLN, untuk menggantikan Sofyan Basyir yang dijadikan tersangka oleh KPK atas kasus suap PLTU Riau I.

Selain Zulkifli, mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan itu juga menunjuk Amien Sunaryadi sebagai Komisaris Utama PLN

“Baik Pak Amien maupun Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang sangat baik, siap berkeringat dan berakhlak. Sama dengan Dirut dan Komut BUMN lainnya. Saya akan intens bertemu secara reguler setiap bulan untuk memastikan berbagai rencana besar yang menjadi prioritas pemerintah,“ ujar Erick. (Lia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *